Saturday , November 17 2018
Home / ASWAJA / Tragis, Selada Organik Seikat Cuma Rp 2 Ribu

Tragis, Selada Organik Seikat Cuma Rp 2 Ribu

BERITA9, SENDAWAR – Santri di Pondok Pesantren Sholat Alquran dan Sodaqoh (SAS) yang berada di Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, diajarkan budidaya sayur seledri organik dengan media tanam hidroponik.

Hasil panennya, selada yang biasanya menjadi sayuran ‘mewah’ ini dijual hanya seharga Rp 2 ribu sepongkol dengan berat rata-rata 300 gram.

“Santri yang membudidayakan selada organik, kami yang membina. Karena di sini kurang begitu laku, cuma dijual Rp 2 ribu seikat,” ujar Tuki, pengajar Ponpes SAS, Ahad (2/9/2018).

Menurutnya, permintaan pasar setempat untuk selada sangat minim, sehingga sayuran yang dibudidaya tidak terlalu banyak, hanya di rumah hidroponik berukuran 80 meter persegi. Itu pun hasilnya lumayan banyak, tidak sampai sebulan sudah bisa panen, hasilnya bisa mencapai 30 kilogram.

Budidaya sayur selada organik dengan media tanam hidroponik dapat mempercepat panen ketimbang ditanam langsung di tanah.

Di kota-kota besar, sayur yang punya nama latin lactuca sativa ini menjadi menu pavorit kalangan atas karena memiliki banyak manfaat.

Di antaranya untuk menjaga kesehatan jantung, merawat kulit, meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah komplikasi kehamilan, menjaga kesehatan mata dan menjegah tulang keropos. (red)

Laporan Kutai Barat : Hadi Purnomo

Check Also

Begini Tanggapan Kadis Pendik Banyuwangi Sikapi Dugaan Selingkuh Anak Buahnya

BERITA9, BANYUWANGI – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Sulihtiyono, menanggapi serius maraknya pemberitaan dugaan perselingkuhan …

Polisi : HS Bunuh Satu Keluarga di Bekasi Karena Dendam

BERITA9, JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengemukan, HS nekat membunuh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *