Monday , September 23 2019
Home / Berita Utama / Daerah / Mahasiswa Minta Bupati Segera Copot Kadis Dukcapil Kabupaten Nias
Mahasiswa menyerahkan petisi ke pemerintah Kabupaten Nias Induk (foto frans)

Mahasiswa Minta Bupati Segera Copot Kadis Dukcapil Kabupaten Nias

BERITA9, NIAS INDUK – Forum Peduli Kepulauan Nias ( FOR-PEDAS ) melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Nias di JL. Pelud binaka KM. 9 Desa Ononamolo 1 lot, Kecamatan Gunungsitoli selatan. dan diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Nias Maimun Zebua didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan A. Darwis Zendrato dan Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Nias Drs. Yosafati Waruwu, Kamis ( 03/03 )

Dalam orasinya mahasiswa menyampaikan kekecewaannnya kepada Pemerintah Kabupaten Nias atas pelayanan yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Capil Kabupaten Nias yang telah mencederai hati masyarakat Kabupaten Nias.
Pasalnya, salah satu Pegawai Dinas kependudukan Kabupaten Nias, telah melakukan tindakan yang semena-mena terhadap masyarakat atas pelayanan yang tidak berdasarkan prinsip pelayanan yaitu, sederhana, jelas, kepastian waktu, akurasi, keamanan dan tanggung jawab, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, kedisplinan, kesopanan dan keramahan, dan kenyamanan, hal ini dia alami sendiri ungkap “ ungkap orator demi Soni Lahagu.
Mereka menuntut kepada Pemerintah Kabupaten Nias dalam hal ini Bupati menindak Pegawai yang semena-mena terhadap masyarakat Kabupaten Nias dan menuntut agar Kepala Dinas Kependudukan Kabupaten Nias di copot dari jabatannya.
Aksi demo yang berlangsung kurang lebih 1 jam tersebut berlangsung aman dan terkendali, hal itu tidak terlepas dari dukungan Polres Nias yang telah mengawal dari awal hingga akhir aksi demo tersebut dan juga didukung oleh Satpol PP Kabupaten Nias.
Setelah menyampaikan orasinya pendemo tersebut diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Nias Maimun Zebua berjanji aspirasi yang disampaikan dilaporkan kepada Bapak Bupati, dan selanjutnya akan diteliti kebenaran informasi yang disampaikan. (red/bhm)
Laporan Biro Nias F. Lature