Monday , December 16 2019
Home / Berita Baru / Ternyata Untuk ini Tumpukan Material Beton di Pantai Desa Sumberwaru

Ternyata Untuk ini Tumpukan Material Beton di Pantai Desa Sumberwaru

BERITA9, SITUBONDO – Tumpukan material kolong beton yang di soal warga di pesisir pantai Desa Sumberwaru, ternyata matreal tersebut akan di buat membangun proyek Dermaga Rakyat. Dalam pemberitaan BERITA9 sebelumnya matreal tersebut di komplain warga karena di duga tidak jelas keberadaanya dan mengganggu aktivitas warga.

Selain itu, warga juga mengklaim jika proyek tersebut adalah abal – abal karena tidak jelas asalnya, anggaranya,dan siapa yang mengerjakanya, pasalnya papan namanya tidak dipasang sebelum di kerjakan.

Sekedar di ketahui nampak hari ini Selasa, (7/8/2018) papan nama dari proyek tersebut sudah di pasang oleh pelaksana penkerjaanya.

Terlihat pada papan nama anggaran sebesar 709,002,351,83. Rencana akan di gunakan untuk membangun Dermaga Rakyat yang bersumber dari dana DAU tahun 2018 dengan pelaksananya CV. AYU TAMA dengan panjang 100 meter.

Kepada BERITA9 Hariyanto salah seorang pelaksana dari CV tersebut menerangkan, proyek yang di kerjakan adalah sah dan bukan proyek abal -abal,untuk papan namanya sebenarnya sudah di buat namun memang sengaja di pasang hari ini, adapun proyek tersebut adalah milik dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo.

Masih lanjut Hariyanto, dengan di bangun dermaga rakyat tersebut tentunya akan memberi manfaat kepada masyarakat banyak, adapun panjang proyek yang akan di bangun adalah sepanjang seratus meter, “terangnya, Selasa, (7/8/2018).

Sementara itu Ahmad Irawadi, Kasi Ekonomi dan Bangunan (Ekbangpol) kecamatan Banyuputih saat di konfirmasi melalui sambungan Whatsapnya mengatakan, dirinya merasa tidak tahu jika ada pembangunan proyek dermaga rakyat di pantai Desa Sumberbaru kecamatan Banyuputih.

“Coba konfirmasi pak camat dulu mas,” kata Irawadi kepada BERITA9, Selasa, (7/8/2018).

Hal senada juga di ungkapkan oleh Camat Banyuputih, kok saya ngak tahu ya mas, atau saya lupa ada pemberitahuan namun belum saya baca, “tuturnya lewat pesan singkatnya melalui sambungan Whatsapnya. (red)

Laporan : Sutikno

Kaper Karsidenan Besuki : Joko Prasetyo