Monday , December 9 2019
Home / Berita Baru / Diduga Bau Dari Kandang Ayam, Siswa SDN 8 Kalibaru Manis Belajar Memakai Masker

Diduga Bau Dari Kandang Ayam, Siswa SDN 8 Kalibaru Manis Belajar Memakai Masker

BERITA9, BANYUWANGI – Warga Dusun Barurejo Desa Kalibaru Manis Kecamatan Kalibaru, diresahkan dengan bau tidak sedap dan ribuan lalat yang di duga datang dari andang ayam petelur.

Kedatangan ribuan lalat dan bau tak sedap sangat mengganggu warga terutama bagi anak – anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Kalibaru Banyuwangi Jawa timur.

Dalam melaksanakan aktivitas belajar setiap hari, murid – murid SDN 8 Kalibaru Manis harus menggunakan masker. Selain itu kegiatan belajar mereka sangat terganggu dengan kehadiran ribuan lalat.

Markus Johan, salah seorang Tokoh Masyarakat (Tomas) sekaligus ketua komite SDN 8 Kalibaru Manis membenarkan atas kejadian tersebut. Kandang ayam petelur tersebut milik PT. Join Nuriveel Java. Menurut informasi PT tersebut di duga milik seorang pengusaha asal negara Korea Selatan.

Menurut Markus, kandang ayam tersebut di bangun sekitar 2 tahun yang lalu dengan 5 buah kandang ayam dengan kapasitas 120 ribu. Kandang ayam yang ada ini, sudah membuat warga resah, kita dengar akan ada pengembangan pembuatan 3 kandang lagi dengan kapasitas perkandang 100 ribu lagi,” terangnya.

Markus juga menambahkan, karena bau yang menyengat dan banyaknya lalat, kadang – kadang siswa SDN 8 Kalibaru Manis banyak yang tidak masuk sekolah karena takut terkena penyakit, dengan kejadian ini kegiatan sehari – hari dan pendidikan diwilayahnya sangat terganggu, “pungkasnya.

Sementara pemilik dan penanggung jawab PT. Join Nuriveel Java hingga berita ini ditulis belum bisa dikonfirmasi. (red)

Laporan : Joko Praseryo

One comment

  1. sbelumnya mohon maaf kpd admin kalok buat berita itu yang masuk akal seriki ini mah berita dari mana kalok anak pelajar SD N 8 Kalibaru manis kalok sekolah pakek masker …soalnya saya punya adek juga sekolah di SD N 8 Kalibaru manis setiap harinya gak pernah ini pakek masker..mohon kpd admin kalok buat berita itu jangan hoax