Wednesday , December 11 2019
Home / Banyuwangi / Forum Penyelamat NKRI Datangi Kejaksaan & Kodim Banyuwangi
Forum Penyelamat NKRI Banyuwangi usai mendatangi Kejari Banyuwangi dan Kodim setempat (foto rilis)

Forum Penyelamat NKRI Datangi Kejaksaan & Kodim Banyuwangi

BERITA9, BANYUWANGI – Perwakilan Forum Penyelamat NKRI, mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi, Kamis (10/1/2019).

Kedatangan mereka menanyakan kebenaran vonis 4 tahun yang dijatuhkan Mahkamah Agung (MA) terhadap koordinator demo pengibar logo palu arit Pesanggaran, Heri Budiawan alias Budi Pego (BP).

Perwakilan Forum Penyelamat NKRI, yang dipimpin langsung Ketua, Bambang Subagyo, ditemui oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus BP, Supriyadi Ahmad SH.

“Kami melihat dimedia massa bahwa Budi Pego divonis 4 tahun oleh Mahkamah Agung, apa benar seperti itu?, setahu kami kan dulu divonis 10 bulan oleh Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi,” ucap Bambang.

Baca Juga :

Mendapat pertanyaan tersebut, Supriyadi Ahmad langsung memberi pencerahan kepada perwakilan Forum Penyelamat NKRI, bahwa kabar yang beredar itu benar adanya. Bahkan dia menyebut, Kejaksaan sudah melakukan tindak lanjut terkait vonis MA tersebut.

“Kita sudah dua kali melakukan pemanggilan terhadap Budi Pego, pertama, minta waktu penundaan eksekusi, kedua, malah menolak dieksekusi, selanjutnya kita persiapan untuk melakukan pemanggilan yang ketiga,” katanya.

Namun sayang, Supriyadi Ahmad enggan menyebut kapan eksekusi ketiga akan dilakukan. Karena itu, lanjutnya, adalah wewenang dari Kasie Pidana Umum (Pidum) Kejari Banyuwangi. Tapi dia memberi sedikit bocoran, bahwa dalam pelaksanaan eksekusi ketiga terhadap BP, Kejaksaan akan meminta bantuan Polres Banyuwangi, termasuk jajaran Polsek Pesanggaran.

Puas dengan jawaban pihak Kejaksaan, Forum Penyelamat NKRI melanjutkan silatirahmi ke Kodim 0825 Banyuwangi. Rombongan disambut oleh Pasi Intel, Lettu Inf Sutomo.

“Syukurlah, Kodim mengapresiasi kepedulian Forum Penyelamat NKRI yang ikut mengawal keamanan terhadap indikasi munculnya gangguan keamanan negara, yaitu munculnya spanduk berlogo palu arit,” kata Bambang Subagyo menirukan ungkapan Pasi Intel Kodim Banyuwangi. (red)

Laporan : Joko Prasetyo