Saturday , March 23 2019
Home / Berita Baru / Peduli Lingkungan, PT. BSI Percantik Lapangan Bola Dusun Pancer Banyuwangi
Lapangan bola Dusun Pancer Banyuwangi (foto: joko/BERITA9)

Peduli Lingkungan, PT. BSI Percantik Lapangan Bola Dusun Pancer Banyuwangi

BERITA, BANYUWANGI – Warga Pulau Merah, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, merasa senang lantaran lapangan bola yang ada di kampung mereka telah selesai diperbaiki.

Dalam dua minggu terakhir, alat berat dari PT Bumi Suksesindo (BSI) bekerja di lapangan bola ini setiap hari. Lapangan bola tempat anak-anak muda Pulau Merah berlatih sepak bola itu kini sudah terlihat rata. Bagian-bagian lapangan yang bergelombang dikeruk kemudian dipadatkan menggunakan alat berat.

Salah seorang warga Pulau Merah, Yono (37), mengungkapkan kegembiraannya atas perbaikan lapangan ini. Selama ini, setiap kali menyaksikan anaknya berlatih, Yono selalu mengkhawatirkannya karena kondisi lapangan yang tidak rata.

Yono juga berharap setelah lapangan ini diperbaiki, anak-anak semakin giat berlatih.

“Nah, kalau begini kan bagus. Kalau dipakai latihan tidak bahaya. Semoga anak-anak tambah semangat dan berprestasi,” harap Yono.

Baca Juga :

Menurut Yono, lapangan ini setiap hari menjadi tempat latihan anak-anak Sekolah Sepakbola (SSB) Arpum FC. SSB Arpum FC sendiri saat ini beranggotakan lebih dari 60 anak dari mulai TK sampai SMA.

Di tempat terpisah, Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono, mengatakan bahwa pihaknya merasa bersyukur dapat menyelesaikan proyek perbaikan lapangan ini. Menurutnya, yang terpenting adalah apa yang telah dilakukan oleh PT BSI bermanfaat untuk masyarakat.

“Kalau perbaikan lapangan ini bermanfaat untuk peningkatan kualitas sepakbola di masyarakat, kami merasa senang, karena memang itulah tujuan kami,” tegas Sudarmono.

Selain perbaikan lapangan, alat berat PT BSI juga melakukan beberapa proyek lain seperti pengerukan sedimen di Sungailembu, perbaikan jalan di beberapa lokasi di Desa Sumberagung, serta pengerukan sedimen di sungai-sungai yang ada di wilayah setempat. (red)

Laporan : Joko Prasetyo