Saturday , March 23 2019
Home / Banyuwangi / Dugaan Pungli Kepsek SD ke Guru Yang Sedang Sakit, UPTD Pendidikan Genteng Banyuwangi Turun Tangan
Insert guru Dwi Aryanti (foto istimewa)

Dugaan Pungli Kepsek SD ke Guru Yang Sedang Sakit, UPTD Pendidikan Genteng Banyuwangi Turun Tangan

BERITA9, BANYUWANGI – Dugaan pungutan sejumlah uang kepada salah seorang guru yang sedang sakit yang dilakukan oleh Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kaligondo 4 Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, mulai mendapat tanggapan dari dinas terkait.

Karena kebijakan yang diambil PLT Kepsek tersebut, dinilai telah mencoreng dunia pendidikan di tanah Bumi Blambangan.

Dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp PLT Kordinator Wilayah Kerja (Korwilker) UPTD Pendidikan Kecamatan Genteng, H. Mukhlis mengaku baru mengetahui kejadian itu. Dirinya berjanji segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Terima kasih informasinya segera kami tindaklanjuti,” tulis Mukhlis, Kamis (10/01/2019).

Seperti di beritakan sebelumnya Kepsek SDN 4 Kaligondo Sungkowo saat dikonfirmasi oleh awak media dikantornya membenarkan telah meminta sejumlah uang kepada salah satu gurunya yang bernama Dwi Ariyanti.

Baca Juga :

“Ya mas memang benar Dwi Ariyanti, membayar sejumlah uang kepihak sekolah,” jelasnya.

Menurutnya, dana tersebut merupakan kebijakan dari pihak sekolah. Melihat kondisi Dwi Ariyanti lagi sakit dan sudah tidak bisa mengajar lagi. Semua itu dilkakun untuk menjaga suudhon dan rasa iri hati dari guru – guru yang lain.

Dwi Ariyanti, setiap hari masuk kesekolah, namun tidak mengajar karena sakit aneh dan tidak ingat apa – apa lagi. Atas kebijakan pihak sekolah Dwi Ariyanti harus membayar sejumlah uang sebagai penggati karena tidak bisa mengajar. Kebijakan tersebut diterima dengan ihlas oleh pihak keluarga hingga mereka memberikan uang tersebut dengan ihlas.

Sungkowo, juga berucap,” Uang pembayaran dari Dwi Ariyanti dipergunakan untuk membeli alat – alat sekolah seperti Printer. “Uangnya kita belikan 2 printer mas, ” pungkasnya, Rabu (9/1/2019).

Diketahui Dwi Ariyanti, adalah guru yang sedang sakit. Menurut informasi sakit yang di derita oleh Dwi Ariyanti sangatlah aneh hingga tidak ingat apa – apa yang mengakibatkan dirinya tidak bisa mengajar lagi. (red)

Laporan : Joko Prsetyo.