Saturday , March 23 2019
Home / Berita Baru / KH. Ma’ruf Amien Sebut Penyebar Hoax Sama Seperti Dajjal
Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amien (foto: joko/BERITA9)

KH. Ma’ruf Amien Sebut Penyebar Hoax Sama Seperti Dajjal

BERITA9, JAKARTA – Maraknya penyebaran berita bohong alias hoax disebut Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH. Ma’ruf Amin sebagai sebuah bencana tsunami hoax. Para produsen dan penyebar hoax dianggap Kyai Ma’ruf sebagai Dajjal pembawa kabar bohong.

Dia pun menyinggung agar dihindarkan dari Dajjal yang ingin merusak Indonesia dengan segala kabar-kabar bohong.

Ia menyatakan hoaks itu sangat berpotensi membuat pertengkaran dan perpecahan sesama anak bangsa yang seharusnya tak perlu terjadi.

“Negara ini harus kita hindari dari perpecahan. Indonesia juga sedang menghadapi tsunami hoaks dan fitnah, hoaks itu seperti tsunami itu, goyang. Hampir kita bertengkar sesama bangsa gara-gara hoaks dan fitnah,” kata Kyai Ma’ruf di Masjid Muhammad Yusuf, Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/1/2019)

Kyai Ma’ruf berkata, “Dajal itu pembohong, ada Dajal yang akan merusak itu, Dajal juga maknanya pembohong, jadi kita meminta kepada Allah, berlindung dari pembohong yang mengeluarkan hoaks-hoaks itu,”

Mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu berharap agar masyarakat Indonesia lebih waspada dan cerdas dalam menerima berita yang belum terbukti kebenarannya. Supaya masyarakat tak terpengaruh dengan kabar bohong yang dapat merusak persatuan bangsa.

Baca Juga :

Pada bagian lain keterangannya, Kyai Ma’ruf pun bercerita bahwa dirinya pernah jadi korban hoaks bercipika cipiki dengan perempuan. “Padahal itu istri saya sendiri,” ungkapnya.

Lalu ada lagi hoax yang menyerang Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu berjoget bareng biduan saat acara relawan di Tugu Proklamasi, 21 September lalu.

Padahal saat itu ia hanya bertepuk tangan dan tak berjoget seperti yang diberitakan kabar hoax itu.

“Saya juga pernah kena ghibah, waktu itu saat mengambil nomor ke KPU, saya dikatain pernah joget, padahal saya cuma tepuk tangan doang,” katanya.

Sebelumnya Bareskrim Mabes Polri menangkap 5 orang yang diduga melakukan penyebaran berita hoax terkait 7 kontainer surat suara yang telah tercoblos di pelabuhan Tanjung Priok.

Salah satu orang yang ditangkap terindikasi sebagai tim sukses pemenangan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor urut 02.

Hingga kini, Mabes Polri masih mendalami otak intelektual penyebaran berita hoax tersebut. Sedangkan kelima tersangka saat ini masih mendekam di tahanan Mabes Polri. (red)