Monday , September 23 2019
Home / Berita Baru / FPUI Datangi Kejaksaan & Kodim 0825 Banyuwangi
Rombongan FPUI usai mendatangi Kejari Banyuwangi (foto istimewa)

FPUI Datangi Kejaksaan & Kodim 0825 Banyuwangi

BERITA9, BANYUWANGI – Ulama Kabupaten Banyuwangi, yang tergabung dalam Forum Penyelamat Ulama Indonesia (FPUI), datangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Senin (21/1/2019).

Kehadiran mereka dalam rangka untuk memberi dukungan terhadap Kejaksaan agar segera melakukan eksekusi terhadap Heri Budiawan alias Budi Pego (BP), terdakwa demo berlogo palu arit Pesanggaran.

“Kami mendukung proses hukum yang diputuskan Mahkamah Agung (MA), kami minta budi pego segera di eksekusi,” tegas Ketua FPUI, KH Abdul Hanan.

BACA JUGA : Sambangi Warga Kurang Mampu, Demokrat Unjuk Bukti

Menurut Kiai Hanan, menampilkan berbagai logo serta atribut yang memiliki kemiripan dengan lambang PKI adalah kejahatan terhadap negara, bangsa dan ulama.

Dalam kunjungan ke Kejari Banyuwangi, rombongan FPUI ditemui Kasie Intel, Thoriq Mulahela yang mengaku akan segera melakukan eksekusi ketiga terhadap BP.

“Dan (pihak kejaksaan) minta dukungan sepenuhnya, kami sampaikan, kami beserta ulama di Banyuwangi siap membantu menangkap Budi Pego,” kata Kiyai Hanan.

BACA JUGA : Sah, Rumah Joglo Osing Menjadi Destinasi Wisata Angklung

Usai dari Kejaksaan, rombongan FPUI melanjutkan kunjungan ke Kodim 0825 Banyuwangi. Tujuannya, untuk bersilaturahmi sekaligus memberi dukungan terhadap TNI dalam tugas menjaga stabilitas keamanan negara.

Dikonfirmasi terpisah, pengacara BP, Ahmad Rifa’ie menyampaikan, sesuai Pasal 270 KUHAP, eksekusi terhadap kliennya belum bisa dilaksanakan, karena hingga saat ini pihaknya belum menerima salinan putusan resmi dari MA.

BACA JUGA : Capres – Cawapres Nyontek, KPU : Nggak Masalah

“Menegakkan hukum tidak boleh dengan melanggar hukum, apa kepentingan mereka meminta eksekusi segera dilaksanakan,” katanya.

Sementara terkait keberadaan BP saat ini, Ahmad Rifai, mengaku tidak tahu menahu.“Saya komunikasi terakhir satu bulan lalu, saat itu dia sedang di Jakarta,” jelasnya. (red)

Laporan : Joko Prasetyo