Friday , April 26 2019
Home / Banyuwangi / Ada Dugaan Jual Beli Lahan Perhutani Oleh Oknum Anggota LMDH Mitra Hutan Lestari

Ada Dugaan Jual Beli Lahan Perhutani Oleh Oknum Anggota LMDH Mitra Hutan Lestari

BERITA9, BANYUWANGI – Belum usai konflik kepengurusan, kabar miring kembali menerpa Lembaga Masyarakat Dekat Hutan (LMDH) Mitra Hutan Lestari, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Ditubuh LMDH tersebut, diduga telah terjadi praktek jual beli lahan garapan. Padahal, seluruh lahan garapan adalah milik Perhutani.

Dugaan ini mencuat setelah sejumlah pesanggem atau anggota, mengaku telah dimintai sejumlah uang oleh Purwanto, oknum pengurus LMDH Mitra Hutan Lestari.

“Saya dimintai uang 2500 (Rp 2,5 juta), jika tidak mau bayar lahan garapan akan dikasihkan orang lain,” ucap Surat, pesanggem LMDH Mitra Hutan Lestari, Sabtu (9/2/2019).

Dalam memuluskan permintaanya, Purwanto, si oknum LMDH, tak segan menakut-nakuti pesanggem. Salah satunya dengan ancaman akan mengambil alih lahan garapan dan diserahkan pada orang lain.

“Seperti lahan garapan saya, lha sudah saya tanami cabai, tumbuhnya juga bagus, lha kok dibilang mau dikasihkan orang,” ungkap Surat.

Pantauan BERITA9.CO dilapangan, pesanggem lain yang telah dimintai sejumlah uang oleh Purwanto, diantaranya Sulemi. Dia disebut ditarik Rp 1,5 juta. Yudi diminta Rp 2 juta dan Kateno Rp 4,6 juta.

Dikonfirmasi terpisah, Purwanto membantah telah melakukan jual beli lahan Perhutani kepada sejumlah pesanggem. Bahkan dia menolak jika disebut telah meminta dan menerima sejumlah uang dari pesanggem.

“Itu tidak benar, saya belum pernah menerima uang,” katanya.

Sebelumnya Ketua LMDH Mitra Hutan Lestari, Nur Hamid, mengaku tidak pernah mengintruksikan jual beli lahan garapan. Namun, dia menyebut bahwa telah menyerahkan kebijakan pembagian lahan garapan kepada Pokja.

“Kami punya bukti bahwa LMDH induk tidak pernah menyuruh atau menyarankan jual beli lahan garapan. Tapi jika itu terjadi, berarti itu dilakukan oleh pengurus Pokja,” ungkap Nur Hamid. (red)

Laporan : Joko Prasetyo