Thursday , February 21 2019
Home / Berita Baru / Inilah Empat Dosen Unismuh Makassar Diusulkan Jadi Profesor

Inilah Empat Dosen Unismuh Makassar Diusulkan Jadi Profesor

BERITA9, MAKASSAR – Pimpinan Universitas Muhammadiyah Makassar terus berupaya mendorong dosennya mulai dari pangkat asisten ahli, lektor, lektor kepala untuk terus meningkatkan kapasitas sumber dayanya.

Dalam rapat senat akademik dipimpin Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim dengan seluruh wakil rektor, dekan, guru besar serta para direktur awal Februari 2019. Terungkap saat ini ada empat dosen Unismuh yang diusulkan untuk kenaikan pangkat menjadi guru besar (Profesor).

Keempat dosen yang dimaksud berasal dari empat fakultas yang berbeda, yakni Andi Tenri Ampa (FKIP), Haris Sambu (Pertanian), Darwis Panguriseng (Teknik), Ahmad (Ekonomi).

Rektor Unismuh, Prof Rahman Rahim, meminta dosen yang sudah memiliki pangkat lektor maupun lektor kepala yang ingin lompat ke guru besar. Untuk segera memasukkan berkas persyaratan yang di syaratkan untuk diverifikasi oleh tim yang sudah ditunjuk oleh rektor.

Tidak hanya yang berpangkat lektor tapi juga asisten ahli yang ingin lompat ke lektor maupun ke lektor kepala untuk segera mempersiapkan berkas untuk di verifikasi oleh tim penilai di subdirektorat.

Seperti informasi diperoleh dari salah tim verifikasi, Prof Dr Ir Syafiuddin, mengatakan, bahwa dosen yang memiliki pangkat lektor bisa mengusulkan kenaikan pangkatnya lompat menjadi guru besar dengan syarat memiliki 3 – 4 jurnal bereputasi internasional.

Sementara dari lektor kepala ke guru besar hanya disyaratkan dua jurnal bereputasi internasional.

Menurut Rahman Rahim, Unismuh Makassar telah memiliki sumber daya dosen yang cukup banyak khususnya yang bergelar doktor. Saat ini dosen Unismuh yang sudah bergelar doktor sudah sampai 150 orang.

Bebeberapa diantaranya, kata Rahman Rahim, sudah berpotensi untuk pengusulan menjadi guru besar. (red)

Kontribusi : Nasrullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *