Saturday , March 23 2019
Home / Berita Baru / Merasa Dibohongi Mitra Kerjanya, Warga Banyuwangi Ancam Tempuh Jalur Hukum

Merasa Dibohongi Mitra Kerjanya, Warga Banyuwangi Ancam Tempuh Jalur Hukum

BERITA9, BANYUWANGI – Podo Santoso warga Dusun Krajan RT 01 RW 03 Desa Tambak Rejo, Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi merasa kecewa , karena merasa di bohongi oleh mitra kerjanya asal Kabupaten Pasuruan.

Santoso mengakau dirinya pernah bekerjasama dengan pengusah ikan dari Desa Ngopak, Pasuruan yang bernama Udin. Pada saat itu Podo Santoso mengirim sejumlah ikan Tongkol menggunakan dua Pic,up L300 dengan jumlah 4 ton, kepada Udin pengusaha asal Pasuruan.

” Ya mas kita kirim ikan Tongkol sesuai dengan permintaan Udin waktu itu,” terang Santoso pengusaha ikan asal Muncar, Banyuwangi kepada awak media, Jum’at (8/3/2019).

Namun setelah barang tersebut dikirim, masih Santoso, lebih dalam satu minggu pembayaran tidak dilakukan oleh Udin. Mengetahui hal tersebut dirinya, mendatangi tempat tinggal Udin di Pasuruan dengan maksud menanyakan pembayaran ikan Tongkol tersebut.

“Setelah sampai di Pasuruan kemudian Udin memberikan satu unit Truk Col Diesel dengan harga 40 juta sebagai pembayaranya tanggunganya terhadap dirinya.

Namun setelah truk tersebut dijual, Udin mendatangi Santoso dengan maksud meminta kembali truk tersebut. “Kami heran mobil sudah kami jual sesuai kesepakatan malah Udin meminta kembali truk tersebut,” imbuhnya.

Sementara Imam Maulana, salah seorang anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LP – KPK Jawa Timur selaku pendamping Podo Santoso mengatakan, persoalan ini sebenarnya adalah perdata, namun kalau persoalan tersebut tidak kunjung selesai tidak menutup kemungkinan akan menjadi pidana.

Imam Maulana, juga berharap persoalan tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Hal senada juga di sampaikan oleh Abdurrahman Lubis, salah satu tim LSM LP-KPK. Persoalan ini masih dalam tahap penyelesaian dengan cara kekeluargaan, namun jika dengan cara tersebut tidak bisa diselesai maka kita akan tempuh kejalur hukum,” pungkasnya, Jum’at (8/3/2019).

Laporan Biro Banyuwangi: Rofi’i

Kaper Karesidenan Besuki: Joko Prasetyo