Sunday , August 25 2019
Home / Berita Baru / KA GPK : Penangkapan Romi Momentum Islah Akbar PPP
Taryono Asa Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Korps Alumni Gerakan Pemuda Ka'bah (foto dok pribadi)

KA GPK : Penangkapan Romi Momentum Islah Akbar PPP

BERITA9, JAKARTA – Sekjen
Korps Alumni Gerakan Pemuda Ka’bah (KA GPK) Taryono Asa, menyambut baik
penangkapan tangan Ketua Umum PPP,Romahurmuzy oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Surabaya, harus disikapi secara wajar dan tidak berlebihan.

“Bagi saya, Romi (sapaan akrab Romahurmuzy-red) adalah seorang warga negara biasa, karena itu kalau pun dia ditangkap, sebagai peristiwa yang wajar,” kata Taryono Asa kepada media Jum’at (15/2/2019) malam di Jakarta.

Hanya saja yang perlu diingat, semua pihak harus menghormati asas praduga tak bersalah. Karena tidak semua orang yang ditangkap itu bersalah sebelum ada keputusan hakim yang berkekuatan hukum tetap.

Bagi Korps Alumni Gerakan Pemuda Ka’bah, lanjut Taryono, pihaknya justru menyambut baik ditangkapnya Romy. “Alhamdulillah, ini kesempatan terbaik buat Romy untuk membuktikan ketidakpastian selama ini, karena banyak suara suara sumbang yang diarahkan kepada Romi,” katanya.

“Hikmah buat saudara Romi adalah kini saatnya membuktikan bersalah atau tidaknya sebagaimana tudingan-tudingan sumbang di luaran, ” ujar Taryono yang juga anggota Komisi Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Disamping itu, penangkapan Romy juga sekaligus menepis anggapan bahwa Presiden Jokowi melakukan tebang pilih dalam melakukan tindakan hukum.

“Semua orang tahu bahwa Romi adalah orang yang secara terang- terangan mendukung dan pasang badan. Tapi Jokowi bertindak tegas. Ini menunjukkan ada keadilan hukum,” tandasnya.

Sementara internal PPP, penangkapan Romy ini harus dijadikan sebagai momentum untuk melakukan islah akbar dan mengakhiri silang sengketa keabsahan PPP yang selama ini terjadi adu urat antara kubu Romy dengan kubu Djan Faridz.

Kata Taryono, semua orang tahu yang paling ngotot diakui adalah Romi. Yang pertama membuat dualisme PPP juga Romy. Sekarang Romi ditangkap. Karena itu waktunya yang tepat untuk masing-masing mundur satu langkah, dan tekadkan untuk islah.

“Tanggalkan ego masing masing. Pelaksanaan pemilu tinggal menghitung hari. Satukan langkah selamatkan partai, ” ujarnya. (red)