Sunday , September 22 2019
Home / Berita Baru / Kepulauan Riau : Perbatasan Strategis Dan Wilayah Ekonomis Dalam Payung Indonesia Maju

Kepulauan Riau : Perbatasan Strategis Dan Wilayah Ekonomis Dalam Payung Indonesia Maju

BERITA9, BATAM – Suasana ketika berlangsung rapat umum terbuka alias kampanye capres nomor urut 01 Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amien di Batam Kepri, Sabtu (6/4/2019) lalu cukup meriah. Capres Jokowi menghadiri langsung dan menyampaikan pidato kampanye politik di tengah-tengah ratusan ribu massa rakyat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Beberapa saat setelah itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Kepri Dr. Soerya Respationo bertemu dan berdiskusi bersama Firman Jaya Daeli (mantan Ketua DPP PDI Perjuangan dan Anggota DPR-RI), di Batam, Kepri. Pertemuan diskusi informal dan kekeluargaan ini dihadiri juga oleh beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat. Pertemuan ini mendiskusikan dan mengagendakan sejumlah hal strategis dan teknis yang telah dan akan dilaksanakan untuk semakin meningkat secara berarti.

Perihal strategis dan teknis ini berkaitan dan berintikan pada perkuatan pemenangan Jokowi – Amin (01) sehingga hakekat prestasi gemilang dan keberhasilan program kinerja serta kualitas pelayanan dan kepemimpinan Presiden RI Jokowi di “SATU” periode ini yang telah teruji baik dan bersih ; juga terbukti berhasil dan bermanfaat – dapat ditingkatkan dan diteruskan “SATU” periode lagi. Dengan demikian masyarakat dan bangsa Indonesia bertekad bulat dan berkemauan kuat mendukung Jokowi lagi melanjutkan kepemimpinan sebagai Presiden bersama K.H. Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden untuk mengabdi dan melayani masyarakat dan bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berideologi dan berfalsafah Pancasila berdasarkan konstitusi UUD 1945.

Provinsi Kepri adalah salah satu di antara sejumlah wilayah di Indonesia yang menjadi kawasan rapat umum terbuka (kampanye) Pasangan Calon (Pascal) Jokowi – Amin (01). Menurut Firman Jaya Daeli yang pernah menjadi salah seorang Pansus DPR-RI Pembentukan Provinsi Kepri, penetapan Provinsi Kepri menjadi kawasan Rapat Umum Terbuka merupakan satu pilihan tepat dan jitu.

Perihal ini berbasis dan berorientasi pada Provinsi Kepri yang memiliki posisi penting dengan geostrategis kawasan di berbagai bidang yang berpengaruh dan menentukan. Provinsi Kepri juga memiliki letak politik geografis kawasan perbatasan untuk memperkuat kedaulatan bangsa dan keutuhan wilayah NKRI karena berbatasan dengan sejumlah negara-negara sahabat. Provinsi Kepri juga tergolong luas dan variatif berpengaruh dengan ciri khas kepulauan (memiliki amat banyak pulau) dan memiliki wilayah kelautan yang luas ; juga mengandung sumber daya alam dan potensi kekayaan yang beraneka ragam beserta kawasan wisata dan industri pariwisata serta berbagai jenis perekonomian, perindustrian, perdagangan, keuangan, jasa, dan lain-lain.

Menurut Dr. Soerya Respationo, SH, MH yang juga merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, kehadiran rakyat dan jumlah massa pendukung yang datang menghadiri kampanye Jokowi – Amin, diperkirakan lebih dari 120ribu orang di dalam lapangan maupun di sekitar kawasan lapangan. Capres 01 Jokowi menghadiri dan menyampaikan Pidato Kampanye Politik yang merakyat, sederhana, sejuk, teduh, lugas, tegas, yang bermuatan pada keberhasilan program-program dan kinerja Pemerintahan Nasional sekaligus peningkatan, penerusan, dan pemantapan program pilihan dan kegiatan aksi ; serta program kebijakan 3 kartu Jokowi – Amin.

Menurut Dr. Soerya Respationo, SH, MH yang pernah memimpin Provinsi Kepri sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi dan Wakil Gubernur, inti program dan keberhasilan kepemimpinan Jokowi selama ini di periode pertama pada dasarnya bertujuan membangun dan memajukan Provinsi Kepri dan juga mendukung dan mendorong percepatan dan peningkatan Pembangunan Provinsi Kepri. Firman Jaya Daeli yang juga pernah menjadi Komisi Politik (Pemerintahan) Dan Hukum DPR-RI, berpendapat bahwa Visi, Misi, Dan Program Jokowi – Amin di periode lanjutan ini yang merupakan program peningkatan, percepatan, dan perluasan pembangunan nasional. Program ini dirumuskan dan dijalankan secara semakin serius dan maksimal dengan semangat bergotong royong dalam “Payung Indonesia Maju”.