Saturday , July 20 2019
Home / Banyuwangi / Polres & Bawaslu Banyuwangi Belum Tahu Soal Video Viral 2 Pemuda Diduga Provokasi Massa

Polres & Bawaslu Banyuwangi Belum Tahu Soal Video Viral 2 Pemuda Diduga Provokasi Massa

BERITA9, BANYUWANGI -Terkait viralnya video dugaan aksi provokasi terhadap massa kampanye Capres Prabowo di Banyuwangi. Kepolisian dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat mengaku belum menerima laporan tersebut.

Kapolsek Siliragung, AKP Endro Abrianto mengatakan, soal aksi provokasi tersebut belum ada laporan.

“Belum ada laporan mas. Namun atas informasi tersebut anggota Polsek Siliragung sudah melakukan pengecekan untuk antisipasi supaya kondusif,” kata AKP Endro Abrianto, kepada awak media saat dikonfirmasi, Sabtu (13/4/2019)

Sementara itu, Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Anang Lukman juga mengatakan bahwa dirinya juga belum menerima laporan terkait kasus tersebut.

Menurut Anang, walaupun viral video itu di media sosial namun kampanye tetap bisa berlangsung dengan aman dan tertib. Namun jika ada penghadangan dan mengacaukan jalannya kampanye, itu termasuk tindak pidana pemilu.

“Panwascam Pesanggaran juga sudah kita instruksikan untuk menelusuri kejadian tersebut,” jelas Anang Lukman, Sabtu (13/4/2019).

Diberitakan sebelumnya, baru – baru ini di media sosial viral dengan adanya video dugaan aksi provokasi dua pemuda terhadap massa kampanye Capres Prabowo. Sontak, para netizen Bumi Blambangan pun heboh saat video tersebut diunggah di media sosial

Rekaman video tersebut disinyalir terjadi diwilayah Kecamatan Siliragung, Banyuwangi saat jadwal kampanye Capres Prabowo dilapangan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, pada Jumat kemarin (12/4/2019).

Dalam video itu tampak dua pemuda yang belum diketahui identitasnya tersebut mengenakan kaos merah dan hitam. Terdengar pemuda kaos merah meneriaki iring-iringan massa kampanye dengan makian terhadap Capres Prabowo.

Sedang pemuda berkaos hitam, tampak marah sambil mengarahkan pentungan (bambu) pada kendaraan massa kampanye Capres Nomor Urut 2.

Terdengar suara wanita histeris, meneriaki pemuda pembawa pentungan. Tak lama kemudian tampak pria paruh baya meminta pentungan dari pemuda berkaos hitam.

Dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan, Tim Kemenangan Daerah (TKD) Capres Cawapres, Prabowo-Sandi, di Banyuwangi, membenarkan adanya kejadian seperti yang beredar dalam video.

“Identitas dua pemuda tersebut masih kita telusuri,” ucap Ketua Tim Advokasi TKD Prabowo-Sandi Banyuwangi, Agus Dwi Hariyanto SH

Aksi kedua pemuda itu, lanjutnya, terjadi saat massa hendak menuju lokasi kampanye Capres Prabowo, dilapangan Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Jum’at (12/4/2019) kemarin, sekitar pukul 08.30 WIB.

“Sebagai langkah memberikan pendewasaan dan pembelajaran politik, hasil penelusuran kita nanti, akan kita teruskan ke langkah hukum,” tegas Hari, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Ketua TKD Capres Nomor Urut 2, H Naufal Badri, mengajak seluruh pendukung dan simpatisan duet Prabowo-Sandi untuk selalu berlapang dada. Tetap bersikap santun mesti telah mendapat perlakuan apa pun.

Terkait rencana menempuh jalur hukum atas perbuatan dua pemuda dalam video, Naufal tidak menampik. “Tapi masih wacana,” katanya.(red)

Laporan: Joko Prasetyo