Friday , April 26 2019
Home / Berita Baru / Polres Nias Tangkap Caleg Gerindra Diduga Sebarkan Uang Jelang Pencoblosan
Barang bukti yang diamankan Polres Nias dan Bawaslu Kota Gunungsitoli (foto istimewa)

Polres Nias Tangkap Caleg Gerindra Diduga Sebarkan Uang Jelang Pencoblosan

BERITA9, GUNUNGSITOLI – Kepolisian Resor Nias bersama Bawaslu Kota Gunungsitoli dikabarkan telah menangkap tangan seorang caleg DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang diduga akan melakukan bagi-bagi uang alias money politik kepada sejumlah pemilih di Kecamatan Namohalu Esiwa dan Kec. Lahewa Timur.

Dari infomasi yang dikumpulkan tim liputan BERITA9, dalam aksi tangkap tangan itu, Polres Nias dan Bawaslu Kota Gunungsitoli berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku berikut barang bukti, yakni uang tunai sebesar Rp. 60 juta terdiri dari uang pecahan Rp. 20 ribu.

Lalu ada kwitansi tanda terima uang, catatan jumlah pemilih setiap Desa di Kecamatan Namohalu Esiwa dan Kec. Lahewa Timur, daftar  nama pemilih pasti di dua kecamatan tersebut, 1 buah laptop merk acer berwarna gold, 1 buah printer merk pixma dan 2 unit sepeda motor.

4 orang yang diamankan Polres Nias dan Bawaslu Kota Gunungsitoli yang diduga melakukan praktek menyebarkan uang jelang pencoblosan (foto istimewa)

Selain barang bukti diatas, aparat penegak hukum juga mengamankan 4 orang terduga pelaku yakni, Meliedi Harefa alias Ama Wiwin (37), Kesaktian Telaumbanua alias Kesa (18), Fatolosa Lase alias Ama Eva, (55) dan Damili R. Gea alias Ama Wahyu (54).

Dari keempat orang terduga pelaku, salah satunya yakni Damili R Gea diketahui sebagai caleg DPRD Provinsi Sumut nomor urut 5 asal Partai Gerindra untuk Daerah Pemilihan 5 yang meliputi  Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat dan Kabupaten Nias Selatan. Damili juga diketahui sebagai ketua tim pemenangan capres-cawapres nomor urur 02 Prabowo-Sandi.

Kini keempatnya beserta barang bukti dibawa ke Polres Nias untuk dilakukan interogasi awal dan selanjutnya akan diserahkan ke Bawaslu Kota Gunungsitoli.

Hingga berita ini naik tayang, belum ada keterangan resmi dari Polres Nias atau Bawaslu Kota Gunungsitoli. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *