Thursday , August 22 2019
Home / Banyuwangi / Pidato Bung Karno Jadi Inspirasi Terbentuknya KOPAMA

Pidato Bung Karno Jadi Inspirasi Terbentuknya KOPAMA

BERITA9, BANYUWANGI – Pemuda Desa Margomulyo Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi-Jawa Timur gelar acara Grand Launching Komunitas Pemuda Margomulyo (KOPAMA) pada hari Minggu, (14/7/2019). Acara digelar dilapangan Bola Volly New Jatayu Sport, Dusun Ramiyan Desa setempat dan berlangsung sangat meriah.

Launching KOPAMA yang bertema “Bangga Bersama Membangun Desa” tersebut dihadiri oleh Kepala Desa (Kades) Margomulyo berikut seluruh Perangkat Desa, Anggota BPD Ketua RT RT dan RW hingga tokoh masyarakat se Desa Margomulyo, turut hadir perwakilan bagian Management Perkebunan Glenmore.

“Beri aku sepuluh pemuda, maka akan ku guncang dunia” berikut petikan pidato Presiden Soekarno yang mengawali sambutan Joko Prasetyo, Ketua KOPAMA yang menginspirasikan terbentukanya organisasi kepemudaanya tersebut.

Tujuan dibentuknya KOPAMA adalah sebuah cara untuk mempersatukan pemuda dan pemudi yang ada di Desa Margomulyo, dia juga berucap pemuda adalah sebuah potensi dan mempunyai kekuatan guna ikut serta dalam memajukan lingkungan, namun sangat disayangkan jika pemuda tidak dipersatukan.

“Sebagai pemuda harus ikut andil untuk ikut serta memajukan dan mendukung program pemerintah hingga Desa Margomulyo tercinta ini bisa berkembang dan maju, ” ujarnya.

Joko menjelaskan, kenapa pemuda harus disatukan, karena pemuda sangat berpotensial. Di masa produktif mereka harus diberikan wawasan sehingga bisa bermanfaat bagi orang lain,”tutupnya.

“Atas nama Pemdes kami sangat mendukung pembentukan Komunitas KOPAMA semoga apa yang menjadi tujuan komunitas pemuda ini bisa terwujud, terlebih pemuda Margomulyo bisa guyup rukun,” ujarnya.

Seperti diketahui Panitia Grand Launching KOPAMA selain mengadakan acara seremonial, perhelatan tersebut juga suguhkan hiburan dengan mendatangkan Niki Sae Orkes musik, dengan menampilkan sederetan artis lokal kota Banyuwangi.

Selain dari itu, diacara pembuka Panitia juga tampilkan tari Khas Bumi Blambangan, yakni tari Gandrung yang dibawakan oleh Nduk Denok dan kawan – kawan.(red).

Laporan : Tim