Saturday , December 7 2019
Home / Berita Baru / Rektor Unismuh Makassar Buka Workshop P3AJ Tahun 2019

Rektor Unismuh Makassar Buka Workshop P3AJ Tahun 2019

BERITA9, MAKASSAR– Workshop Pendampingan dan Percepatan Penilaian Akreditasi  Jurnal  (P3AJ) Tahun 2019  yang dilaksanakan selam tiga hari di Hotel Aryaduta Makassar, Senin – Rabu (5 – 7 Agustus 2019) dibuka oleh  Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM.

Acara pembukaan hadir Prof  Harun Joko Prayitno (Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang juga Ketua Forum Jurnal Ilmiah (FJI),  Yoga Dwi Arianda, ST, Kepala Seksi Jurnal Ilmiah Nasional,, Ketua LP3M Unismuh, Dr Ir Abubakar Idham, para narasumber serta pembibicara dari 4 PTM, yakni Khudzaufah Dimyanti (UMS), Arie Afriansyah (UI), Ahmad Harakan (Unismuh Mks) dan Choirul Anwar (Universitas Prof Dr Hazairin).

Workshop P3AI ini dilaksanakan oleh Subdirektorat Fasilitasi Jurnal Ilmiah Kemenristekdikti bekerjasama dengan Mejelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan  Forum Jurnal Ilmiah (FJI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dan diikuti oleh 60 pesertautusan dari 12 PTM.

Dari 12 PTM  yang ikut dalam workshop ini adalah Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (2), Universitas Muhammadiyah Buton (6), Universitas Muhammadiyah Jember (1), Universitas Muhammadiyah Kendari (1),  Univeritas Muhammadiyah Luwuk (4).

Serta Universitas Muhammadiyah Makassar (25), Universitas Muhammadiyah Malang (5), Universitas Muhammadiyah  Maluku Utara (2),  Universitas Muhammadiyah Metero (4), Universitas Muhammadiyah Parepare (4), Universitas Muhammadiyah Pendidikan Sorong (3), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (3).

Penanggungjawab workshop Dr Ir  Abubakar Idham, M.P mengatakan, tujuan dari pelatihan ini adalah, melakukan penyamaan persepsi terkait dengan instrument akreditasi jurnal sesuai Permenristekdikti nomor 9 tahun 2018 tentang akreditasi jurnal.

Juga memberikan panduan, petunjuk teknis dan pemecahan masalah dalam proses penyiapan jurnal dan pengajuan akreditasi. Serta melakukan pembinaan terhadap asosiasi  jurnal sehingga dapat terbentuk jurnal berbasis komunitas keilmuan yang akan saling membantu dan berkolaborasi sehingga  memudahkan Kemenristekdikti melakukan pembinaan penilaian.(red)

Kontribusi : Nasrullah