Monday , October 21 2019
Home / Banyuwangi / Ada Proyek “Tak Bertuan” Di Desa Margomulyo, Glenmore.
Proyek irigasi tak bertuan di Dusun Ramiyan Desa Margomulyo, Glenmore (foto: BERITA9)

Ada Proyek “Tak Bertuan” Di Desa Margomulyo, Glenmore.

BERITA9, BANYUWANGI – Warga Desa Margomulyo, Kecamatan Glenmore dibuat kebingungan dengan adanya pembangunan proyek irigrasi yang berada di Dusun Ramiyan, pasalnya tanpa adanya pemberitahuan tiba – tiba ada pembangunan didaerah setempat.

Selain itu proyek tersebut diduga pengerjaanya asal – asalan. Papan nama tidak dipasang, bangunanya diduga tidak menggunakan menggunakan pondasi, dan juga tidak menggunakan molen.

Hal tersebut disampaikan oleh Prasetyo, salah satu warga Desa Margomulyo, Glenmore, pada Wartawan, beberapa hari yang lalu.

“Kita warga Margomulyo, bingung mas, ini proyek berasal dari mana, tidak ada papan namanya, kami tanya ke Pak Kepala Dusun (Kadus) Ramiyan, katanya beliau tidak tahu karena tidak ada pemberitahuan,” ujarnya.

Lanjut Prasetyo, proyek tersebut pengerjaanya sangat amburadul, selain tidak menggunakan pondasi, juga cara pengadukan semenya secara manual tidak menggunakan molen. “Jika seperti ini kami sangat yakin proyek tersebut tidak akan bertahan lama pasti rusak. Sama – sama kita tahu yang dibangun adalah sungai yang setiap hari dialiri air,” terangnya.

Sementara Aji, Kepala Desa Margomulyo, saat ditanya tentang proyek tersebut berasal dari mana, dirinya menjawab mungkin dari PU Pengairan mas, apakah tidak ada pemberitahuan, Aji menjawab tidak ada surat masuk,” tulisnya melalui WhatsApps.

Sementara itu Sandi, bagian Penyusunan Program (Sunggram) PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi, saat dikonfirmasi melalui sambungan Watshap mengatakan, mohon maaf saya kurang paham kegiatan itu milik dinas apa. ” Saya lihat di daftar tidak ada,” jawabnya. Jum,at (9/8/2019.

Terpisah Kepala Bidang (Kabid) Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi, saat dikonfirmasi terkait proyek tersebut mengatakan, saya cek dulu apakah itu pekerjaan saya atau bukan,” ucapnya. (red)

Laporan: Tim