Thursday , August 22 2019
Home / Uncategorized / Dilaporkan Ke Kajari Atas Dugaan Provokasi Oleh Asosiasi BPD, Begini Tanggapan Kasi Intel Kejaksaan Banyuwangi

Dilaporkan Ke Kajari Atas Dugaan Provokasi Oleh Asosiasi BPD, Begini Tanggapan Kasi Intel Kejaksaan Banyuwangi

Rombongan Asosiasi BPD , saat mengisi buku tamu di Kajari Banyuwangi, Rabu (14/8/2019) (foto:Berita9)

BERITA9, BANYUWANGI – Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi, Bagus Nur Jakfar menanggapi atas dilaporkan dirinya ke Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyuwangi, atas dugaan memprovokasi masyarakat Desa Kepundungan agar tidak suka dengan pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kepundungan, oleh Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Banyuwangi, Rabu (14/8/2019) siang.

Menurut Kasi Bagus Nur Jakfar, dirinya datang ke kantor Desa Kepundungan atas undangan dari Kepala Desa (Kades) Kepundungan, Tri Marvila.
“Saya di undang, pak Kajari juga di undang, karena pak Kajari sedang ada kesibukan, saya yang disuruh mewakili,” kata Bagus Nur Jakfar, usai menerima kedatangan rombongan asosiasi BPD, diruang kerjanya.

Menurutnya, dirinya datang ke kantor Desa Kepundungan, untuk melakukan pembinaan sesuai undangan yang diterimanya. “Kebetulan, di Desa Kepundungan sedang terjadi masalah, BPD tidak mau tanda tangan Raperdes, yang menyebabkan Dana Desa (DD)nya tidak cair,” ujar Kasi Intel Kejari Banyuwangi.

Bagus Nur Jakfar mengungkapkan, puluhan anggota asosiasi BPD datang ke Kejari Banyuwangi mau menghadap Kajari, untuk melaporkan dirinya. Terkait kedatangan saya di kantor Desa Kepundungan itu.
“Saya yang mau dilaporkan,” cetusnya sembari tersenyum.

Padahal, kata Bagus dirinya datang ke Desa Kepundungan itu semata-mata untuk melakukan pembinaan terhadap penyelenggara pemerintahan Desa Kepundungan. Intinya, saya datang ke Desa Kepundungan itu untuk melakukan pembinaan, tidak ada niat apa-apa. Kalau di Desa itu bisa berjalan dengan baik, dan DD bisa cair, pembangunan akan berjalan sesuai dengan rencana,” paparnya.

Sebenarnya, lanjut dia, kedatangannya ke desa Kepundungan itu semata-mata untuk melakukan pembinaan penyelenggara Pemerintahan Desa Kepundungan, agar perselisihan antara BPD dan Kades Kepundungan terselesaikan.

“Kalau BPD dan Kades bisa teratasi, dan BPD tanda tangan Raperdes, DDnya kan bisa cair, pembangunan di desa tersebut bisa berjalan sesuai dengan rencananya,” sergahnya.

Masih menurut Bagus, terkait laporan ini, nantinya akan digelar audensi.
“Insya Allah hari Senin akan dilakukan audensi, untuk waktunya menyusul,” tandasnya.

Seperti yang diketahui puluhan massa  anggota asosiasi BPD tidak seluruhnya bisa  masuk keruangan Kasi Intel. Sekitar 12 orang perwakilan yang masuk keruangan Kasi Intel, menyerahkan laporan tertulis  dugaan memprovokasi masyarakat Desa Kepundungan. (red)

Laporan: Joko Prasetyo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *