Monday , September 23 2019
Home / Banyuwangi / Ini Identitas Mayat Yang Gegerkan Warga Genteng Banyuwangi

Ini Identitas Mayat Yang Gegerkan Warga Genteng Banyuwangi

BERITA9, BANYUWANGI – Penemuan mayat tanpa identitas di kebun milik Hadi, Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon akhirnya terkuak. Pria tersebut bernama Sutomo (97) warga Dusun Sawahan RT 06 RW 04, Desa Genteng Kulon.

Sejak beredarnya penemuan mayat tersebut, Kholifah anak korban langsung menuju RSUD Genteng mayat tersebut. Setelah melihat sarung dan pakaian korban, Kholifah memastikan jika pria tersebut adalah orang tuanya, yang saat ini dicari-cari.

“Kalau melihat sarung dan pakaian ini, saya memastikan itu orang tua saya,” ujar Kholifah, di RSUD Genteng, Selasa (20/8/2019) siang.

Kholifah mengungkapkan, sehari-hari korban bertempat tinggal di Dusun Sawahan. Korban datang kerumahnya diantar saudaranya, untuk bermalam dirumahnya.

“Bapak, saat keluar tidak pamit, dia keluar rumah lewat pintu belakang,” katanya.

Sejak meninggalkan kediaman Kholifah di Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, tepatnya di lingkungan rumah dinas Korsda PU Pengairan Genteng, dirinya bersama keluarga mencari korban. Bahkan pihak keluarga menyebar foto korban ke grup-grup WhatsApp.

“Sejak bapak saya meninggalkan rumah mbak Kholifah, saya juga menyebar foto orang tua saya di temen-temen saya melalui WhatsApp,” timpal Selamet adik Kholifah.

Selamet menceritakan, meski orang tuanya sudah berumur 97 tahun, tapi daya ingatnya masih kuat, dan masih mengenali wajah anak dan cucunya, maupun orang lain.

“Bapak saya tidak pikun, daya ingatnya masih kuat, dan diajak ngomong masih lancar,” kata Selamet.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Puji Wahono membenarkan jika mayat tanpa identitas yang ditemukan di kebun milik  Hadi, sudah diketahui identitasnya, dan akan diserahkan ke pihak keluarga.

“Awalnya, salah satu keluarga korban, masih ragu kalau itu orang tuanya. Tapi dari anaknya (anak korban) memastikan kalau itu orang tuanya, setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah ini kami serahkan,  agar segera dikebumikan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Genteng.

Saat ini, lanjut Kanit Reskrim, pihaknya masih melakukan pemeriksaan keluarga korban, dan keluarga korban menolak dilakukan autopsi.

“Keluarga korban menolak untuk di autopsi,” pungkas Kanit Polsek Genteng.(red)

Laporan: Joko Prasetyo