Monday , September 23 2019
Home / Banyuwangi / Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Desa Genteng Kulon, Banyuwangi
Puluhan warga Desa pakel, Kecamatan Licin saat menggelar aksi demo di Mapolres Banyuwangi (foto:Joko/BERITA9)

Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Desa Genteng Kulon, Banyuwangi

BERITA9, BANYUWANGI – Warga Desa Genteng Kulon, digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas. Mayat ditemukan warga di kebun, pinggir sungai Setail, Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Selasa (20/8/2019) pagi.

Mayat Mr X dalam posisi terlentang memakai baju putih dan memakai sarung motif kotak-kotak warna coklat kombinasi putih, sempat menjadi tontonan warga setempat.

Hadi Subroto, pemilik kebun yang pertama kali menemukan mayat tersebut mengaku, saat itu dirinya sedang berada di kebun untuk memanen kacang koro, tiba-tiba melihat sosok manusia tergeletak di tengah kebun. Atas temuan tersebut, Hadi Subroto langsung melaporkan ke Polsek Genteng.

“Setelah saya dekati, ternyata orang tersebut sudah meninggal dunia,” kata Hadi Subroto.

Kapolsek Genteng Kompol Samsuddin melalui Kanit Reskrim Iptu Puji Wahono mengatakan, di duga, mayat Mr X tanpa identitas yang ditemukan warga tersebut, adalah gelandangan yang sering berkeliaran disekitar wilayah ini.

“Dugaan sementara, mayat Mr X itu gelandangan atau orang gila,” ujar Kanit Reskrim.

Lanjut AKP Puji Wahono, saat ditemukan warga, mayat Mr X yang diperkirakan berusia 40 tahun, diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar tiga hari yang lalu. “Disamping korban, ditemukan tas berisikan satu celana, dan uang sebesar Rp 7 ribu,” ungkapnya.

Sebelum mayat tersebut dievakuasi, Kanit Reskrim berkoordinasi dengan warga sekitar TKP dan Kepala Dusun (Kadus) Kopen, barangkali ada yang mengenal mayat tidak dikenal tersebut.

“Rata-rata warga tidak mengenal sosok mayat itu,” jelasnya.

Untuk mengungkap kasus ini, kata Kanit Reskrim pihaknya berkoordinasi dengan tim forensik Polres Banyuwangi.
“Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi terjadinya perkara, mayat Mr X langsung dilarikan ke RSUD Genteng, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (red)

Laporan: Joko Prasetyo