Monday , September 23 2019
Home / Banyuwangi / Polsek Sempu Beri Timah Panas Lumpuhkan Pencuri Sepeda Motor
Pelaku pencurian sepedah motor saat berada dirumah tahanan Mapolsek Sempu Kabupaten Banyuwangi (Foto: Joko/BERITA9)

Polsek Sempu Beri Timah Panas Lumpuhkan Pencuri Sepeda Motor

BERITA9, BANYUWANGI – Pencuri sepeda motor asal Kecamatan Kalibaru ndelosor setelah mendapat hadiah timah panas dari anggota Polsek Sempu.

Kejadian nahas ini terjadi ketika warga Kecamatan Sempu sedang melihat karnaval tingkat Sekolah Dasar (SD), di sekitar Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gendoh, Kecamatan Sempu.

Saat warga asyik menonton karnaval, tiba-tiba salah satu penonton teriak ‘maling’. Sontak para penonton karnaval berhamburan mengejar terduga pelaku pencuri sepada motor Honda Beat. Merasa terpojok, pelaku pencuri kendaraan bermotor ini tidak tinggal diam saat diamankan warga, dia melawan. Bahkan tiga orang dibuat tidak berdaya ketika hendak menangkapnya.

Melihat kondisi tersebut, petugas Polsek Sempu  yang sedang melakukan pengamanan langsung melakukan penindakan terukur.  Melumpuhkan pelaku dengan menembak kaki sebelah kanan, hingga pelaku tersengkur tidak berdaya.

Kapolsek Sempu AKP Suhardi melalui Kanit Reskrim Ipda Didik Suwendi mengatakan tersangka Supriyadi alias Pak Tutus (46) warga Desa Kajarharjo Kecamatan Kalibaru memang seorang residivis. Diketahui hendak mencuri sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol P 3931 VX milik Kurniawan Siken (42) Warga Dusun Krajan, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, Senin (19/8/2019) siang.

“Pelaku hendak mencuri sepeda motor yang di parkir dekat Mapolsek Sempu, dengan cara merusak lubang kunci dengan kunci T,” ujar Kanit Reskrim Ipda Didik Suwendi.

Menurut Ipda Didik Suwendi, setelah mengamankan pelaku, setelah itu, pihaknya membawa pelaku ke Mapolsek Sempu berikut barang bukti sepeda motor. Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami kerugian Rp 15 juta.
“Tersangka langsung kami tahan, berikut barang buktinya,” terangnya.

Dari penangkapan tersangka ini, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, 3 kunci T, 1 buah potongan linggis dan 1 buah anak kunci.

“Tersangka melakukan pencurian dengan pemberatan, sesuai  pasal 363 ayat 1 ke 5e KUHP yang ancaman hukumannya diatas 5 tahun,” pungkasnya. (red)

Laporan: Joko Prasetyo.