Thursday , November 14 2019
Home / Banyuwangi / Dua Pelaku Perampasan Sepeda Motor Pelajar, Dibekuk Reskrim Polsek Genteng Banyuwangi
Dua pelaku spesialis perampas motor pelajar dibekuk Satreskrim Polsek Genteng (Foto: Joko/BERITA9)

Dua Pelaku Perampasan Sepeda Motor Pelajar, Dibekuk Reskrim Polsek Genteng Banyuwangi

BERITA9, BANYUWANGI – Tim Reskrim Polsek Genteng, Banyuwangi mengamankan dua orang pelaku perampasan Sepedah Motor. Rabu (21/8/2019).

Ditangkapnya kedua pelaku tersebut atas laporan keluarga korban ke Mapolsek Genteng setelah sepedahnya dirampas oleh kedua pelaku dengan mengaku sebagai Debtcolektore.

Kapolsek Genteng, Kompol Samsudin, melalui Kanit Reskrim Puji Wahyono, menerangkan, korban yang bernama Dhena Bhaerta Dewanggi, (14)  yang beralamat di Dusun Lidah RT 01 RW 06 Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran dengan didampingi orang tuanya melapor ke Mapolsek Genteng, karena sepadahnya dirampas oleh dua orang yang mengaku sebagai Debtcolektore.

Adapun kejadian perampasan Sepedah Motor tersebut terjadi di Jalan Jenisari, Dusun Maron, Desa Gentengkulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, ketika korban pulang dari sekolah,”terangnya. Kamis (22/8/2019).

Kedua tersangka masing – masing adalah Muhamad Panji Wiraguna (31) alamat Dusun Bengkok Utara RT 01 RW 08 Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Kemudian MSA, (17) warga Dusun Sidomulyo, Desa Sepanjang, Glenmore, Banyuwangi.

Kata Kanit Puji Wahyono, menurut keterangan korban, pelaku menghadang atau menghentikan korban, selanjutnya melakukan cek dan menyampaikan kalau sepeda motor yang dikendarai bermasalah atau macet kredirnya.

Awalnya, pelaku menyampaikan tidak akan membawa sepeda namun setelah diajak ngobrol sepeda malah dibawa dan diberi uang sebeaar Rp  50.000 (lima puluh ribu rupiah) dan korban ditinggal begitu saja,”ungkapnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya kedua pelaku diamankan di Mapolsek Genteng bersama barang bukti berupa, satu buah tas sandang, satu buah bab leher, satu buah pisau bergagang pistol, dompet berlambang BIN, satu buah hoster, jaket warna coklat, kertas penarikan, dua buah kartu pengenal BIN, dan satu bendel foto Copy Berita acara serah terima sepeda motor FIF.

Pelaku diancam dengan pasal 378 KUHP. Dari kejadian ini korban mengalami kerugian kira – kira 17.000.000 (tujuh belas juta rupiah),” pungkasnya.(red)

Laporan: Joko Prasetyo