Monday , September 23 2019
Home / Berita Baru / Nggak Bisa Berenang, Nelayan Sumberanyar Situbondo Tewas Tenggelam

Nggak Bisa Berenang, Nelayan Sumberanyar Situbondo Tewas Tenggelam

BERITA9, SITUBONDO – Nasib Naas dialami Junaidi (29) Nelayan asal Mimbo RT 02, RW 02 , Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa – Timur.

Informasi yang didapat Berita9.co. Bersama ke 13 temannya pergi melalut di bibir pantai Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, pada pukul 06.00 Wib, korban ( Junaidi ) menggunakan Perahu Motor ” Grandong, setelah sampai ditempat tujuan ke 14 awak KM Grandong termasuk korban, menebar jaring seperti biasanya.

Agar ikan dapat ditangkap, dengan jaring yang ditebar, Korban menceburkan diri ke laut untuk memegang ujung jaring agar ikan dapat masuk ke dalam jaring. Namun naas dengan kedalaman sekitar tiga meter korban tidak bisa naik dan tidak mampu berenang.

Upaya yang dilakukan Wadi rekan kerjanya untuk menolong korban dengan cara menyelam tidak membuahkan hasil, mengakibatkan korban meninggal dunia.

Korban (Junaidi) baru ditemukan usai, salah satu ABP lainnya mendatangkan penyelam tradisional disekitar pantai, untuk mencari korban di dasar laut dan ditemukan pada pukul 09.30 Wib.

Korban di evakuasi kerumah duka diikuti rekan kerjanya, masing –  masing Nur salam ( pemilik prahu). Wedi. Nurul. Tohari. Kasturi. Pak yul. Hasan . Johan. Rifal. Pak Ya. Buis. Diki. H. Jasuli, di ikuti Kepala Desa Sumberanyar serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan warga sekitar.

AKP Didik Rudianto, SH, Kapolsek Banyuputih beserta Danramil 0823/08 Banyuputih Kapt Inf Edi  Supriono, membenarkan kejadian itu, ” Korban tidak bisa berenang saat memegang ujung jaring dan tenggelam,” kata Kapolsek Banyuputih.

Lebih lanjut,” Pihak keluarga tidak menuntut atas kejadian ini karena hasil medis tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan dan pemilik perahu siap menanggung biaya sampai 7 hari meninggalnya korban,” pungkas AKP. Didik Rudianto. SH. (red)

Laporan Biro Situbondo : Sutikno

Kaper Karisidenan Besuki : Joko Prasetyo