Monday , September 23 2019
Home / Banyuwangi / Di SMPN 1 Glenmore Ada Dugaan Pungli Berdalih Sumbangan
Ilustrasi

Di SMPN 1 Glenmore Ada Dugaan Pungli Berdalih Sumbangan

BERITA9, BANYUWANGI – Kabar dugaan Pungutan Liar (Pungli) dilingkungan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, mencuat.

Mencuatnya kabar tersebut  karena beberapa walimurid keluhkan dengan adanya pungutan yang berdalih sumbangan Peran Serta Masyarakat (PSM) yang dibebankan kepada walimurid di lingkungan sekolah setempat.

” Kami para walimurid, dibebani biaya sumbangan dengan nominal yang sudah ditentukan. Untuk kelas VII sebesar Rp.500 ribu, dan untuk kelas VIII Rp. 650 ribu,” kata SM, salah satu walimurid yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media. Selasa, (3/9/2019).

SM, juga berucap, program ini tidak hanya sekali saja mas, namun setiap tahun pasti ada sumbangan yang dibebankan kepada walimurid dengan dalih Peran Serta Masyarakat (PSM),” ucapnya.

Sementara Wahyu, Kepala Sekolah (Kasek) SMP Negeri 1 Glenmore, dikonfirmasi melalui sambungan telfonya dirinya mengatakan, terkait persoalan ini sebenarnya yang berhak menjawab adalah Komite sekolah.

Karena, kata Wahyu, ini adalah program komite dan pihak sekolah tidak punya program tersebut,” katanya. Selasa (3/9/2019).

Kasek SMPN 1 Glenmore tersebut juga menuturkan pihaknya menerima sumbangan secara prosedur melalui Musyawarah walimurid dengan Komite.

Program sekolah adalah bagaimana anak didiknya bisa berjalan semua, kemudian Komite bersama walimurid duduk bersama bermusyawarah,” jelasnya.

Saat disinggung tentang pungutan yang berdalih sumbangan PSM dan nominalnya ditentukan dari pihak sekolah, dirinya menyebut jika itu pihak sekolah tidak tahu menahu.

“Itu urusan Komite mas,” cetusnya.

Wahyu, juga menambahkan, pihak sekolah hanya menerima amanah berupa sumbangan dari Komite dan mempertanggungjawabkan penggunaanya, namun berapa nominalnya sumbangan tersebut pihaknya tidak tahu, karena itu urusanya Komite.

Namun demikian dirinya menyebut jika sumbangan ditentukan nominalnya itu tidak diperbolehkan. “Disekolah tidak ada iuran atau pungutan, yang ada adalah sumbangan mas,” tambahnya.

Sementara hingga berita ini ditulis Komite Sekolah SMPN 1 Glenmore belum bisa dikonfirmasi.(red).

Laporan: Joko Prasetyo