Monday , September 23 2019
Home / Banyuwangi / Askab Desak Pemkab Banyuwangi Agar Tunda Pilkades Kaligondo

Askab Desak Pemkab Banyuwangi Agar Tunda Pilkades Kaligondo

BERITA9, BANYUWANGI – Kasus  hilangnya lembar jawaban tes tulis milik Bakal Calon Kepala Desa (Bakacades) Kaligondo, Wasito. Asosiasi Kepala Desa Kabupaten (Askab) Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur desak kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, agar menunda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Askab, bertempat di kantor Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Selasa (3/9/3/2019) sore.

Dalam Rakor tersebut, juga membahas penggalangan tanda tangan kepala Desa se-Kabupaten Banyuwangi. Tidak hanya itu saja Askab juga akan  layangkan surat ke DPRD Banyuwangi, untuk menggelar hearing, terkait persoalan tersebut.

“Besok, (Rabu) kita akan menemui Kabag Pemerintahan, untuk membahas masalah ini,” ujar Sekretaris Askab Banyuwangi, Ali Nurfathoni.

Dalam hearing nanti, kata Ali Nurfathoni pihaknya meminta kepada DPRD Banyuwangi untuk mengundang hadir Panitia Seleksi (Pansel) Calon Kepala Desa. “Dalam hearing tersebut, jangan hanya dihadiri oleh Bagian Pemerintahan, saya juga meminta kepada DPRD agar mengundang hadirkan tim Pansel, agar permasalahan ini terang benderang,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut kata Toni, pihaknya meminta kepada Kabag Pemerintahan Desa selaku Panitia Pilkades Kabupaten, hendaknya menunda Pilkades Desa Kaligondo, karena masih ada permasalahan.

“Karena masih ada permasalahan, saya meminta kepada Kabag Pemerintahan, agar menunda Pilkades Desa Kaligondo,” tegasnya.

Ali Nurfathoni juga menyayangkan, dalam pembentukan tim Pansel Cakades ini tidak diumumkan oleh Pemerintah Kabupaten. Menurutnya, jika ada permasalahan seperti ini, pihaknya tidak kesulitan kepada siapa harus bertanya.

” Pansel Perekrutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saja  di umumkan, masa untuk Pansel Cakades tidak di umumkan?,” jelentrehnya.

Pada era transparansi seperti ini, masih Toni, seharusnya lebih terbuka, dan tim Pansel harus standby di tempat.
“Masa sama tim Pansel saja saya tidak ada yang tahu, padahal persoalan yang dihadapi oleh Kades Kaligondo itu sangat krusial sekali, dan harus ditangani agar tidak menjadi polemik,” tandasnya.

Jika permasalahan ini berlanjut di meja hukum, Askab Banyuwangi akan mendampingi. “Kalau Wasito menempuh jalur hukum, jelas kami akan turut mengawal,” cetusnya.

Seperti diketahui Rakor Askab yang dipimpin ketua Askab Banyuwangi tersebut berharap, agar permasalahan ini cepat selesai dan tuntas. Mura,i menyampaikan dalam persoalan ini pihaknya mendelegasikan kepada sekretaris Askab agar segera melaksanakan hasil Rakor ini. “Hasil rapat ini agar segera ditindaklanjuti,” ucap Mura,i.

“Saya kan Cakades, dan sangat tidak etis ngomong masalah ini, apalagi saya sedang cuti, semuanya biar sekretaris Askab yang menjalankan,” pungkas Mura,i.(red)

Laporan: Joko Prasetyo