Tuesday , October 15 2019
Home / Banyuwangi / Pengusaha Ancam Akan Keruk Jalan PTPN XII Kalirejo Bila Tidak Segera Dibayar

Pengusaha Ancam Akan Keruk Jalan PTPN XII Kalirejo Bila Tidak Segera Dibayar

BERITA9, BANYUWANGI – Pengusaha lokal ancam keruk material proyek pengerasan jalan Afdeling Besaran, Kebun Kalirejo, PTPN XII di Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur.

“Jika tidak segera dibayar hak kami. Kita pastikan jalan tersebut akan kami keruk kembali,” kata Rifki Alamudi, Ketua Paguyuban Pengusaha Glenmore (PPG) Senin, (23/9/2019).

Pernyataan keras tersebut  disampaikan oleh pria yang akrab disapa Kiki saat mengawal aksi penutupan paksa akses jalan Afdeling Sumber Urip, Kebun Kalirejo, PTPN XII, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore.

Rifki bersama puluhan pengusaha lokal Glenmore, membentangkan spanduk protes hingga menutup total akses keluar masuk truk angkutan tebu.

Aksi tersebut dilakukan guna mendesak PTPN XII untuk segera melunasi pembayaran material proyek pengerasan jalan Afdeling Besaran, Kebun Kalirejo.

Dijelaskan, tender proyek pengerasan jalan PTPN XII tersebut dimenangkan oleh PT Bina Lestari Fang (PT BLF). Dan para pengusaha lokal adalah subcon atau penyuplay bahan pengerasan jalan. Yakni material agregat A dan B atau campuran pasir, abu batu dan koral.

Rifki menjelaskan, jalur kekeluargaan melalui mediasi sudah beberapa kali ditempuh para pengusaha lokal. Tapi tetap saja, hasilnya mereka hanya diping-pong oleh PTPN XII. Bahkan, perusahaan BUMN sektor perkebunan tersebut terkesan tidak berdaya menghadapi PT BLF si pemenang tender.

“Uang para pengusaha lokal Glenmore yang belum terbayar tidak sedikit, Rp 1,2 miliar lebih, dan kami semua sudah bersabar selama 2 tahun, jika terus tidak dibayar, kami kan bisa merugi,” ucap Kiki.

Sementara itu, Wakil Manajer (Wamen) Kabun Kalirejo, Sapto, mengaku telah menyampaikan aspirasi pengusaha lokal Glenmore kepada pihak direksi PTPN XII. Menurutnya, dari hasil koordinasi, dalam waktu dekat Direksi PTPN XII akan menyelesaikan pelunasan pembayaran material proyek pengerasan jalan Afdeling Besaran.

“PT BLF minta waktu seminggu,” kata Sapto menirukan ucapan salah satu staf PTPN XII, Adi Nugroho.

Dengan jawaban tersebut, para pengusaha lokal Glenmore Banyuwangi, berharap kepedulian pihak PTPN XII, Untuk segera mendesak PT Bina Lestari Fang (PT BLF), bertanggung jawab atas pelunasan material proyek pengerasan jalan Afdeling Besaran Kebun Kalirejo. (red)

Laporan: Joko Prasetyo