Tuesday , November 19 2019
Home / Banyuwangi / Kurang Lebih 70 Penerimaan Paspor Perhari Di Unit Pelayanan Banyuwangi
Petugas Imigrasi Kab Banyuwangi saat memproses pembuatan paspor warga (Foto: Joko/BERITA9)

Kurang Lebih 70 Penerimaan Paspor Perhari Di Unit Pelayanan Banyuwangi

BERITA9, BANYUWANGI – Pemohonan pembuatan paspor di Kabupaten Banyuwangi, harus disertakan Kartu Keluarga (KK) KTP, surat nikah dan Akte Lahir.

Jika tidak ada akte lahir bisa digantikan dengan Ijasah SLTP dan SLTA. Dan yang belum menikah bisa menyertakan surat ijin orang tua.

Hal tersebut disampaikan oleh Fierman Hadinata, KULP (Kapala Unit Layanan Paspor) Kabupaten Banyuwangi, saat ditemui di kantornya, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga : Ketua LMDH Wono Makmur Sumberagung Banyuwangi Mengaku Diintimidasi KTH Ilegal

Dalam aturan, kata Fierman, dari sisi petugas pembuatan paspor harus melalui proses wawancara. Pemohon tidak harus mesti melampirkan tiket Pulang Pergi (PP).

Persyaratan pembuatan paspor, yang menggunakan atau menyerahkan tiket PP tergantung petugas yang wawancara dan persetujuan pemohon paspor,” ucapnya.

Pelampiran tiket PP dalam pembuatan Paspor ini merupakan sebuah aturan yg tidak saklek. bisa saja memakai persyaratan yg lain sesuai dengan kesepakatan antara petugas dan pemohon.

Baca Juga : JBS Resmi Dibentuk, Siap Menjadi Wadah Kebersamaan

Persyaratan yan g ditetapkan oleh Imigrasi sifatnya tidak dipaksakan. Jika salah satu persyaratan membuat pemohon keberatan, pemohon bisa memberikan persyaratan yang lain.

Ditegaskan oleh Fierman, sesuai dengan SOP pembuatan paspor tiga hari sesudah pembayaran maka paspor harus diproses,” tegasnya.

Kuota penerimaan Paspor kurang lebih sekitar 70 paspor perhari. Diprediksi kuota tersebut akan meningkat mengingat keperluan pembuatan paspor sangat dibutuhkan di bumi blambangan.

Baca Juga : Jika Lahan Diserobot KTH, LMDH Sumberagung: Kita Siap Taruhkan Nyawa

Namun, walupun sudah penuh kuotanya pihak Imigrasi juga melayani beberapa VIP, dan pejabat yang sedang melaksanakan tugas negara. dengan catatan membawa persayaratan yang resmi dan benar,” pungkasnya.(red)

Laporan: Joko Prasetyo