Thursday , November 14 2019
Home / Uncategorized / Warga Dusun Salamrejo Soal Program Bedah Rumah, Kades Sumbergondo: Suruh Saja Melaporkan Ke Kejaksaan

Warga Dusun Salamrejo Soal Program Bedah Rumah, Kades Sumbergondo: Suruh Saja Melaporkan Ke Kejaksaan

BERITA9, BANYUWANGI – Warga RT 02 RW 06 Dusun Salamrejo, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi persoalkan program bantuan bedah rumah.

Disampaikan oleh Nawawi, salah satu Tokoh Masyarakat (Tomas) setempat, Program bedah rumah yang diterima oleh Jaenudin, tersebut tidak layak.

Informasinya, dana yang didapat total 10 juta, bersumber dari Dana Desa (DD). Namun kenyataanya pengerjaanya tidak sesuai dengan dana yang ada,” jelasnya. Jum,at (18/10/2019).

Selain itu Nawawi, juga menerangakan kalau hanya itu yang dikerjakan, kami yakin tidak menghabiskan dana 10 juta.

“Kami yakin pengerjaan rumah milik Jaenudin tersebut tidak menghabiskan dana 10 juta mas,” tegasnya.

Hal senada juga dibenarkan oleh Misbahadi Sucipto, Ketua RT 02 RW 06 Dusun Salamrejo, Desa Sumbegondo. “Ya mas itu benar, infonya Jaenudin mendapat bantuan program bedah rumah senilai 10 juta dan dipotong pajak 10 persen,” katanya.

Dijelaskan oleh Ketua RT 02 RW 06 Dusun Salamrejo Desa Sumbergondo, tersebut, dirinya mengaku awalnya waktu survey rumah bersama Pak Purwojoyo, Kepala Dusun (Kadus) namun saat pengerjaan dirinya tidak diberitahu sama sekali.

Menurutnya yang menangani adalah, Ketua RW 06 Wayan dengan Imam suami Ketua RT 01 Dusun Salamrejo, Desa Sumbergondo.

“Sebagai Ketua RT, terkait program bantuan bedah rumah milik Jaenudin saya tidak tahu apa – apa mas,” ucapnya.

Sementara Jaenudin, penerima program bedah rumah menuturkan, katanya dananya 10 juta dipotong pajak 10 persen, kami hanya mendapat Harplek 21 lembar, Usuk panjang 4 meter sebanyak 9 ikat, satu ikat berisi 6 usuk, serta pakunya Katanya 10 kilo mas,” tuturnya.

Ditambahkan oleh, Jaenudin, Dana 10 juta, rumahnya hanya dipasang dindingnya saja menggunakan harplek. Itu dalamnya saja luarnya tidak sama sekali.

Saat ditanya kira – kira habis berapa dana perbaikan rumahnya ?. Kata Jaenudin kalau cuma begini saja paling kurang lebih cuman habis 2 hingga 3 juta.

” Perkiraan saya, kalau hanya begini saja paling cuman habis 2 hingga 3 saja mas,” paparnya.

Namun sayangnya hingga berita ini ditulis Kadus dan Wayan serta Imam yang disebut – sebut sebagai pelaksana kegiatan Program bedah rumah milik Jaenudin belum bisa dikonfirmasi.

Dikonfirmasi terpisah melalui sambungan Whatsapnya Kepala Desa (Kades) Sumbergondo Norman Iswandi, menyebut untuk Dusun Salamrejo ada tiga penerima program bedah rumah,

  1. Matlamin RT 01 RW 01, 2.Ademanik RT 01RW V1, dan 3, Jaenudin RT 02.RW V1. Adapun pagu anggaran 10 juta, sedang pembiayaan dari Dana Desa (DD) tahap 2 tahun 2019.

” Suruh saja melaporkan ke kejaksaan,” tulis Kades Sumbergondo tersebut.

Namu Norman juga mengatakan, nanti kalo gak benar saya lapor balik saja biar pada ngerti. Kata Norman dana untuk orang miskin haram di sunat. Dana 10 juta itu bila ada sisa harus masuk silpa atau dibuat perawatan

Melalui Whatsap tersebut Norman juga menulis, “Monggo kita selalu transparan bila yang kurang tertib bisa dibenahi atau di protes,” ungkapnya.

Dengan kejadian ini beberapa warga Dusun Salamrejo, Desa Sumbergondo, Banyuwangi, berharap ada ketrasfaranan dari pihak Pemerintah Desa (Pemdes) terkait dana anggaran program bedah rumah diwilayahnya. Agar masyarakat mengerti dan tidak timbul pemikiran yang negatif.(red)

Laporan: Joko Prasetyo