Thursday , November 14 2019
Home / Uncategorized / MAD Di Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi Berahir Gaduh

MAD Di Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi Berahir Gaduh

BERITA9, BANYUWANGI – Musyawarah Antar Desa (MAD) di aula Kantor Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, berujung gaduh. Akibatnya, agenda utama pembahasan aspirasi masyarakat tentang pembangunan Rumah Sakit (RS) oleh PT Bumi Suksesindo (PT BSI) gagal total.

Kegaduhan dalam musyawarah yang diinisiasi Lima Desa Lingkar Tambang Emas Tumpang Pitu tersebut bermula dari kemunculan peserta dari luar kecamatan. Padahal, sesuai surat pengajuan, peserta MAD adalah Pemerintah Desa Sumberagung, Kandangan, Sarongan, Sumbermulyo dan Pesanggaran.

Sejak awal acara, Camat Pesanggaran, Sugiyo Darmawan, selaku pemangku wilayah mengimbau agar musyawarah hanya diikuti oleh desa ring 1 tambang emas. Tujuanya agar aspirasi tidak melebar, sehingga harapan masyarakat bisa lekas terfasilitasi.

Namun apa yang terjadi, Camat Sugiyo, justru mendapat hujan protes. Dan itu dilakukan oleh peserta musyawarah asal luar Kecamatan Pesanggaran.

“Kami ini datang atas undangan Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Sumberagung,” kata Waris, Kepala Desa (Kades) Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, dengan nada tinggi, Rabu (6/11/2019).

Kejadian serupa kembali terulang ketika giliran sambutan Kapolsek Pesanggaran, AKP Ryan Wira Raja Pratama S.I.K. Dia yang menjelaskan tentang Kamtibmas dan penegakan supremasi hukum, berulang kali dipotong oleh Ketua BPD Sumberagung, Fendi Aditya.

Bahkan terkesan sengaja tak diorangkan, dihadapan seratusan audiens, ceramah Kapolsek berulang kali disela. Hingga akhirnya, demi menjaga marwah instansi Kepolisian, dia menyerahkan mikropon kepada Fendi dan berlalu meninggalkan forum.

Dalam suasana kegaduhan yang muncul, Ketua BPD Sumberagung, lantang mengakui bahwa dia yang bertanggung jawab atas seluruh undangan MAD di aula Kecamatan Pesanggaran, tersebut.

“Saya yang bertanggung jawab !,” tegas Fendi Aditya.

Pertimbangan menjaga kondisifitas dan stabilitas keamanan wilayah, akhirnya Camat Sugiyo, menampung aspirasi masyarakat. Tapi tidak termasuk aspirasi peserta MAD dari luar Kecamatan Pesanggaran.

Sekedar diketahui, MAD di aula Kecamatan Pesanggaran, ini diinisiasi Lima Desa Lingkar Tambang Emas Tumpang Pitu. Meliputi Desa Sumberagung, Kandangan, Sarongan, Sumbermulyo dan Pesanggaran.

Namun faktanya, peserta juga berasal dari sejumlah desa diluar Kecamatan Pesanggaran.

Diantaranya, Kades dari Kecamatan Gambiran. Seperti Kades Jajag, Kades Purwodadi dan Kades terpilih Yosomulyo, Joko.

Kades dari Kecamatan Bangorejo, diantaranya Kades Sambirejo, Kades terpilih Bangorejo, Suyadi, Kades terpilih Kebondalem, Iksan dan Kades terpilih Ringintelu, Budi.

Kades wilayah Kecamatan Siliragung, seperti Kades Barurejo dan Kades terpilih Seneporejo. Serta Kades dari Kecamatan Tegalsari, diantaranya Kades Karangmulyo dan Kades Tegalsari.

Acara Musyawarah Antar Desa (MAD) Lima Desa Lingkar Tambang Emas Tumpang Pitu di aula Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, ini dihadiri seluruh jajaran Forpimka. (red)

Laporan: Joko Prasetyo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *