Monday , December 16 2019
Home / Berita Baru / Gerakan Maghrib Mengaji, Dari Jakarta Untuk Indonesia
Ust Aslih Ridwan, MA penggagas Indonesia Maghrib Mengaji (foto istimewa/desain BERITA9)

Gerakan Maghrib Mengaji, Dari Jakarta Untuk Indonesia

BERITA9, JAKARTA – Gerakan Maghrib Mengaji yang digagas Ustadz Asli Ridwan, mulai mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Tak kurang, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan pun mulai ikut ambil bagian bersumbangsih dalam gerakan moral sosial tersebut.

Dalam keterangannya, Ustadz Aslih mengatakan, Gerakan Maghrib Mengaji bertujuan menjadikan baca Al Qur’an sebagai budaya yang melekat di masyarakat, bukan hanya di Jakarta tapi bisa menyebar ke seluruh Indonesia.

Baca Juga : Pimpinan Pusat DMI Apresiasi Umroh Marbot Masjid

“Insya Allah gerakan ini bisa menjadikan Indonesia lebih adem, damai dan sejahtera dalam Lindungan Allah SWT,” ujarnya.

Ust Aslih Ridwan sendiri baru terpilih sebagai Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) dalam gelaran musyawarah nasional yang digelar di Jakarta 29 November 2019 yang lalu.

Sasaran utama dalam Progran Maghrib Mengaji ini adalah seluruh komponen masyarakat, terutama anak-anak. Diharapkam program Magrib Mengaji ini bukan sekadar mengajarkan baca Alquran saja, tapi juga sebagai pendidikan karakter bagi anak-anak.

Baca Juga : Kyai Munahar Muchtar Puji Program Umroh Marbot &MT Pemprov DKI

Sebagaimana diketahui, Gerakan Maghrib Mengaji merupakan program yang digagas Ust Aslih Ridwan itu untuk membudayakan kembali tradisi membaca Alquran setelah shalat Maghrib di kalangan masyarakat.

Tujuan yang ingin dicapai dari Gerakan Magrib Mengaji ini adalah: Pertama, menghidupkan kembali tradisi membaca/ mendaras Alquran setiap selesai shalat Magrib di seluruh masjid yang ada di DKI Jakarta.

Diharapkan dengan adanya gerakan ini masyarakat dapat memanfaatkan waktu antara Maghrib dan Isya dengan efektif untuk beribadah kepada Allah dan memperdalam wawasan keagamaannya dan tidak meng-habiskan waktunya untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

Baca Juga : Mahfud Bantah Pemerintah Batasi Orang Asing Masuk Papua

Tujuan kedua adalah sebagai upaya menumbuhkan kesadaran di tengah-tengah masyarakat akan fungsi dan peranan Al Qur`an bagi kehidupan manusia sehingga Alquran tetap dibaca dan dipelajari sekalipun telah tamat (khatam) dari Taman Pendidikan Alquran.

Ketiga, meningkatkan minat dan kemampuan masyarakat dalam membaca Alquran. Keempat, sebagai upaya meminimalisir pengaruh negatif dari media teknologi informasi dan media elektronik.

Kelima, sebagai upaya memakmurkan masjid dengan kegiatan ibadah, dan keenam, sebagai upaya untuk meningkatkan kerjasama antara orang tua, masyarakat dengan unsur pendidikan dan pemerintah, melalui pembinaan karakter anak-anak dengan program mengaji Alquran.

Baca Juga : Gus Dur oh Gus Dur… Kenapa Baru Kumengerti Sekarang Jalan Pikiran Mu

Gerakan Maghrib Mengaji digagas Ust Aslih Ridwan dengan menggandeng Walikota Jakarta Selatan KH. Marulloh Matali sejak sejak 28 Agustus 2108 dengan nama Gerakan Jakarta Maghrib Mengaji.

Dan kini, atas permintaan dari pengurus GPMI diseluruh Indonesia, maka secara resmi di launching sebagai Gerakan Indonesia Maghrib Mengaji.

“Insya Allah Gerakan Indonesia Maghrib Mengaji bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik,” tandas Ust. Aslih. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *