Friday , December 13 2019
Home / Berita Baru / Hidup Sebatang Kara Di Gubuk Reot, Nenek Suwarni Terabaikan Bantuan Pemerintah
Rumah sangat sederhana milik nenek Suwarni yang hidup sebatang kara di Situbondo, Jawa Timur (Foto: Sutikno/BERITA9)

Hidup Sebatang Kara Di Gubuk Reot, Nenek Suwarni Terabaikan Bantuan Pemerintah

BERITA9, SITUBONDO – Beragam progam pemerintah yang secara garis besar di h
Gelontorkan untuk mensejahterakan ternyata tidak di rasakan sepenuhnya oleh masyarakat.

Contohnya untuk Nenek Suwarni, warga Dusun Sekarputih RT.01 RW.01 Desa Sumberanyar Kecamatan Banyuputih Situbondo. Diusianya yang senja, dia menempati rumah yang tidak layak huni, sebuah rumah bambu yang hanya berukuran tiga kali tiga meter itu dia hanya seorang diri.

Bahkan untuk menyambung hidup,Nenek Suwarni hanya bisa bergantung dari pemberian orang lain karena tidak memiliki penghasilan tetap.

Baca Juga : KPU Banyuwangi Beri Penghargaan Pada Badan Adhoc

Semenjak ditinggal suaminya meninggal dunia, ia harus mencari nafkah sendiri, ia sadar di usia menginjak kepala tujuh tahun itu, sudah tidak mungkin ada yang menyuruhnya bekerja.

Aktifitas yang bisa dilakukan setiap pagi dan sore hanya mencari rumput, untuk pakan ternak milik orang.

“Tidak bekerja nak, kerjanya hanya mencari rumput, angon alias menggembalakan sapi milik orang, kalau dapat hasil untuk tabungan hidup, agar nanti ( meninggal) tidak merepotkan,” ungkapnya kepada BERITA9.CO

Baca Juga : Truk Fuso Bermuatan Gabah Jatuh Kejurang Di Pantura Baluran Situbondo.

Dia mengaku, selama ini belum merasakan bantuan apapun dari pemerintah, entah belum didata atau memang terlupakan. Ia hanya pasrah dengan kondisinya yang serba keterbatasan.

Kurang sehatpun ia masih mampu beraktifitas mencari rumput. Saat bekerja, sekalipun disepanjang pematang sawah harus berjalan sambil duduk, saya harus kuat untuk mendapatkan rumput.” ujarnya Iba.

Sementara Sukirno salah satu tokoh masyarakat mengatakan kasihan terhadap Nenek Suwarni. Sejauh ini,orang tua itu hanya menerima belas kasihan serta uluran tangan orang di sekitarnya.

Baca Juga : Nenek Renta di Situbondo Butuh Uluran Pemerintah

Dia tinggal sendiri semenjak ditinggal suaminya, untuk makan selain dari tetangga juga dari saudaranya,saya heran kenapa juga bantuan bedah rumah dari pemerintah belum ada,” katanya.

Namun, Pj Kepala Desa Sumberanyar Kecamatan Banyuputih Akhmad  Irawadi, saat dikonfirmasi BERITA9 dia menyampaikan beberapa hari lalu sudah ada tim dari Desa yang cek lokasi. “Tim kita sudah kesana, dan  memastikan semua datanya falid,kita ajukan untuk program RTLH berikutnya,” ujarnya. Rabu,(04/12/2019).

Dari pantauan BERITA9 sejatinya satu lokasi di dusun Sekarputih Desa Sumberanyar tersebut ada empat orang yang sama kondisinya serta layak  mendapatkan perhatian,alhasil dua diantara sudah mendapat bantuan rumah sedangkan yang dua sampai saat ini belum di bedah. (red)

Laporan: Sutikno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *