Thursday , January 23 2020
Home / Berita Baru / Diduga Melakukan Pungli, Dua PNS Diamankan Polres Situbondo
Barang bukti yang diamankan Polres Situbondo dari tangan pelaku pungli (Foto: Sutikno/BERITA9)

Diduga Melakukan Pungli, Dua PNS Diamankan Polres Situbondo

BERITA9, SITUBONDO – Unit Satgas Saber Pungli Polres Situbondo mengamankan 2 PNS yang diduga melakukan pungutan liar tunjangan sertifikasi guru di kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa – Timur, Rabu (4/12/2019).

Berdasarkan informasi. unit Satgas Saber Pungli Polres Situbondo melakukan penyelidikan dan ditemukan kurang lebih 30 orang Kepala Sekolah SD Negeri di Asembagus, telah selesai menyetorkan uang yang diduga pungutan tunjangan sertifikasi guru.

Baca Juga : Dihargai Sewaktu Menjabat, Dibuang Saat Pensiun, Diperlukan Saat Dibutuhkan

Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp. 21.810.000, satu buah buku catatan rekap penerimaan dan pengeluaran dan enam lembar kertas catatan nama-nama penyetor.  

Dari sejumlah bukti itu, Unit Satgas Saber Pungli Polres Situbondo mengamankan 2 PNS masing – masing. H. Abdur Rahman.S.Pd, Jenis kelamin : laki-laki, umur 50 tahun, lahir di Situbondo,  14 April 1969, kewarganegaraan : Indonesia, agama Islam, , pekerjaan : PNS (Kepala Sekolah SDN III Trigonco – Asembagus) , alamat terakhir :  Kp. Pandian Rt. 01 Rw. 12 Desa Ketowan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Serta Darsono S.Pd, Jenis kelamin : laki-laki, umur 56 tahun, lahir di Situbondo,  18 Juni 1963, kewarganegaraan : Indonesia, agama Islam, , pekerjaan : PNS (Kepala Sekolah SDN I Mojosari – Asembagus) , alamat terakhir :  Kp. Utara Rt. 02 Rw. 02 Desa Perante Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo.

Baca Juga : Nasabah BRI Unit Banyuputih Kecewa Sertifikat Jaminan Lenyap

Kasubbag Humas Iptu Nuri menjelaskan Unit Satgas Saber Pungli masih mendalami kasus dugaan pungli sertifikasi guru tersebut dan melakukan koordinasi dengan Unit Pemberantasan Pungli Kabupaten Situbondo, masih didalami oleh penyidik, saat ini dilakukan pemeriksaan secara intensif,“ ungkapnya (red)

Laporan: Sutikno