Thursday , January 23 2020
Home / Banyuwangi / Juragan Buah Di Banyuwangi Sodomi Dua Karyawanya
Kapolresta Banyuwangi saat menunjukkan ke publik pelaku kejahatan seksual yang dilakukan juragan buah ke anak buahnya (Foto: Indra/BERITA9)

Juragan Buah Di Banyuwangi Sodomi Dua Karyawanya

BERITA9, BANYUWANGI – Entah apa yang ada di benak AH. Dia diduga telah melakukan penyimpangan seksual terhadap anak di bawah umur. tersangka diketahui telah menyodomi 2 bocah hingga belasan kali.

Korban yakni AP (13) dan D (15). Keduanya merupakan kuli bakul buah di tempat usaha tersangka. Terungkapnya kasus sodomi ini berawal dari korban AP mengeluh kesakitan dan sering keluar darah bagian alat kelaminnya. Paman korban selanjutnya memeriksa celana dalam korban dan melihat bekas bercak darah.

Setelah didesak, korban AP akhirnya mengaku bahwa dirinya dan seorang temannya berinisial D sering disodomi oleh tersangka AH. Bahkan, korban mengaku disodomi oleh tersangka sejak Bulan Februari 2018 hingga 7 November 2019.

Baca Juga : Mbah Eko Minta Forpimda Banyuwangi Hadir Untuk Kades Sumberagung

“Total tersangka menyodomi kedua korban sebanyak 11 kali. Dengan rincian korban AD sebanyak 6 kali dan korban D 5 kali. Pelaku menyodomi kedua korban di gudang buah miliknya,” kata Kapolresta Banyuwangi, AKBP Arman Asmara Syarifuddin saat konfrensi pers di Mapolsek Kabat, pada Rabu (05/12/2019).

Atas kejadian itu, Paman korban akhirnya melaporkan tersangka ke Mapolsek Kabat. petugas pun langsung melakukan penyelidikkan serta memeriksakan kedua korban ke RS Fatimah.

Hasilnya, kedua korban terinfeksi penyakit menular seksual akibat kasus sodomi tersebut. “Unit Reskrim akhirnya menangkap dan mengamankan tersangka di rumahnya,” kata Kapolresta.

Baca Juga : Nasabah BRI Unit Banyuputih Kecewa Sertifikat Jaminan Lenyap

Sebelum melancarkan aksinya, lanjut Kapolresta, tersangka mengancam memecat kedua korban jika menolak melayani nafsu bejatnya tersebut.

“Selain itu, setiap melancarkan aksi bejatnya tersangka memberi uang sebesar Rp 50 ribu sebagai uang tutup mulut,” tambahnya.

Ditanya soal perbuatannya, tersangka mengaku bukan dirinya saja yang menyodomi korban. Sebelum dia sodomi R maupun D sudah pernah melakukan hal serupa dengan orang lain.

Baca Juga : Satreskrim Polresta Banyuwangi Berhasil Ungkap Peredaran Kosmetik Ilegal

“Saya khilaf dan menyesal,” ucap AH mantan Kepala Dusun (Kadus) Mulyosari, Desa Bunder, Kecamatan Kabat ini yang kini beraktifitas sebagai juragan buah tersebut.

Atas perbuatanya, tersangka dijerat pasal 81 ayat 1 ,(2) .(5) atau Pasal 82  ayat 1. (4), UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan  kedua atas Undang-Undang  UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang undang. (red)

Laporan: Indra