oleh

Permudah Ibadah Haji & Umroh, DMI DKI Inisiasi Pembentukan PIHU

loading...

BERITA9, JAKARTA – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta menginisiasi pembentukan Pusat Informasi Haji dan Umroh (PIHU) berskala nasional di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Dalam paparannya, Ketua DMI DKI Jakarta KH. Ma’mun Alayubi mengatakan, pembentukan PIHU didasari atas keprihatinannya terhadap banyaknya kasus manipulasi yang dilakukan oknum pengusaha yang sukses menipu banyak orang dengan kedok ibadah.

CEO PIHU Oki Othmansyah (nomor 3 dari kiri) saat mempresentasikan PIHU dihadapan seratusan jama’ah (Foto HWI/BERITA9)

“PIHU dijamin tidak mencari untung semata, tetapi nilai ibadahnya yang lebih diutamakan,” ucapnya dihadapan seratusan jama’ah pengajian yang berasal dari pengurus masjid dan majelis ta’lim se Jakarta, Rabu (18/12/2019) di Pusat Niaga Mangga Dua Square Hall B Lantai 3 Jakarta Utara.

Baca Juga : Gerakan Maghrib Mengaji, Dari Jakarta Untuk Indonesia

Ditempat yang sama, CEO PIHU, Oki Othmansyah menjelaskan, setiap jama’ah yang mendaftarkan dirinya berangkat umroh, akan sangat dipermudah dari semua persyaratan. Termasuk pembiayaan.

Nantinya, PT. Musfira Tour and Travel akan memberikan voucher dana sebesar Rp 2 juta yang akan dimasukkan seusai jama’ah membuka rekening tabungan di Bank CIMB Niaga Syariah. “Jadi, jama’ah akan mendapatkan subsidi biaya dari jumlah biaya umroh,” ujarnya.

Pengurus masjid se Jakarta diacara pengajian perdana PIHU by DMI (Foto HWI/BERITA9)

Ia mencontohkan, misalkan biaya umroh Rp 20 juta, maka jama’ah hanya perlu membayar Rp 18 juta karena sudah ada subsidi Rp 2 juta. Soal tenggat waktu, semuanya diserahkan kembali ke jama’ah. “Tergantung berapa lama jama’ah mau menabung untuk umroh. Bisa setahun, dua tahun atau bisa lebih dan kurang dari target jama’ah sendiri,” ujarnya.

Baca Juga : Residivis Spesialis Rumah Kosong di Tembak Mati Polisi

Kata Oki, PIHU tidak sama sekali menerima dana dari jama’ah karena uang jama’ah akan tersimpan di tabungan bank CIMB Niaga Syariah atas nama jama’ah itu sendiri.

“Seandainya jama’ah membatalkan rencana umroh, dia bisa menarik kembali uangnya, lha wong ada ditabungan atas nama jama’ah kok, bukan atas nama kami. Hanya saja, dana subsidi tidak bisa diambil, tapi dana murni yang ditabung si jama’ah,” terangnya.

Oki berkata, selain itu, kantor PIHU akan dijadikan sebagai pusat halal produk usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) yang dihasilkan jama’ah masjid dan majelis ta’lim.

Selain Oki Othmansyah dan KH. Ma’mun Alayubi, didapuk sebagai pemateri yakni Nugraha Rasyid (Markom CIMB Niaga Syariah Pusat), dr. Teti (Deputi Direktur ICU Insurance), Ery Hasibuan (Marketing Manager Musfira Travel) dan Dr. H. Serian Wijatno Wakil Sekjen Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia. (red)

News Feed