Monday , January 27 2020
Home / Banyuwangi / PT BSI Berikan Bantuan Lapak & Modal Pada Penjual Buah Naga Desa Sumberagung

PT BSI Berikan Bantuan Lapak & Modal Pada Penjual Buah Naga Desa Sumberagung

BERITA9, BANYUWANGI – Perubahan positif dikalangan pedagang buah naga terlihat disepanjang jalanan menuju pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Kini lapak mereka lebih cantik, busana dan pelayanan pedagang pun lebih rapi serta menyenangkan.

Dan yang terpenting, jumlah buah naga dagangan lebih melimpah. Jadi para pembeli yang rata-rata kalangan wisatawan bisa leluasa memilih.

Baca Juga : Soal LMDH Melati Putih, Diduga Ada Penyalahgunaan Wewenang Oknum Perhutani

Perubahan tersebut adalah hasil kerja keras Bumdes setempat, yakni Bumdes Gangga Jaya Sumberagung. Melalui pemerintah desa, mereka berkolaborasi dengan pihak PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Selanjutnya, Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tersebut menyalurkan bantuan lapak cantik sekaligus permodalan.

“Kita mendapat bantuan 10 buah lapak dan permodalan, selanjutnya kita salurkan kepada para pedagang buah naga,” ucap Ketua Bumdes Gangga Jaya Sumberagung, Sri Rusmawati, Rabu (1/1/2020).

Dalam lapak, lanjutnya, juga dilengkapi piranti yang memudahkan para pedagang dalam memajang buah naga. Diantaranya, seperangkat meja dan kursi. Termasuk satu unit timbangan elektrik.

Baca Juga : Kondisi Jalan Pantura Memprihatinkan & Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

“Jadi para pembeli pun akan lebih yakin dengan berat buah yang dibeli,” ungkapnya.

Wanita yang akrab disapa Rosa ini juga menjelaskan, penerima bantuan lapak cantik untuk sementara diutamakan pedagang buah naga yang sudah lama. Sedang para pedagang baru, akan diusulkan pada tahap selanjutnya.

Bantuan lapak ini bersifat bergulir, atau ketika pedagang buah naga penerima berhenti jualan, lapak akan disalurkan kepada pedagang yang masih eksis.

Baca Juga : Gandeng Pemda, PT. BSI Bangun Jalan Pancer – Pulau Merah Sepanjang 3,85 KM

“Bantuan permodalan juga bersifat pinjaman bergulir, namun angsuranya sangat ringan. Dan semua dikelola oleh Bumdes,” cetusnya.

Selanjutnya, sebagai usaha mendukung kemajuan sektor pariwisata setempat, Bumdes Gangga Jaya Sumberagung, juga akan memberi pelatihan khusus kepada para pedagang buah naga penerima bantuan. Salah satunya dengan memberi pemahaman tentang pentingnya servis pada para pembeli atau pelanggan.

“Misal, setiap ada pembeli pedagang kita minta untuk memberi minuman gratis jus buah naga sebagai ucapan selamat datang. Dengan begitu diharapkan pembeli tidak hanya akan membeli buah naga dalam bentuk buah, tapi juga minuman dan makanan turunannya, dan tentunya itu akan memberi keuntungan lebih pada para pedagang,” ulas Rosa.

Follow kami @beritasembilan di Twitter dan FB

Katiyem, salah satu pedagang buah naga, menyambut baik program cetusan Bumdes Gangga Jaya Sumberagung dan PT BSI ini. Menurutnya, keberadaan bantuan lapak cantik dan permodalan sangat membantu tumbuh kembang usahanya.

Dia yang berjualan buah naga sejak tahun 2014, mengakui sejak tampilan lapaknya berubah pada November 2019, minat pembeli lebih meningkat.

“Hari biasa saja kita sekarang bisa menjual sampai 50 kilogram buah naga, kalau musim liburan bisa 1 kwintal lebih, jadi walau harus nyicil mengembalikan modal, kita masih sangat untung,” katanya.

Baca Juga : Gandeng Ratusan Awak Media PT BSI Gelar Gathering Media Banyuwangi

Dikonfirmasi terpisah, Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono, mengaku senang dengan adanya peningkatan penghasilan dari para pedagang buah naga. Mewakili perusahaan, dia membuka peluang seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat Banyuwangi, khususnya diwilayah ring satu, guna menjalin kemitraan dan memberi manfaat kepada masyarakat.

“Dan kami memang keluarga dan bagian dari masyarakat Desa Sumberagung, serta Banyuwangi,” ungkapnya.

Disebutkan, penyaluran bantuan lapak cantik dan bantuan permodalan, merupakan wujud sinergitas PT BSI dengan program Pemerintah Daerah Banyuwangi. Khususnya dalam mendukung tumbuh kembang sektor pariwisata. Sekaligus sebagai usaha mendorong kesejahteraan para petani dan pedagang buah naga setempat. Mengingat wilayah Kecamatan Bangorejo, Siliragung dan Pesanggaran, merupakan sentra buah naga Bumi Blambangan.

Follow kami @beritasembilan di Twitter dan FB

“Seperti kita tahu, di Desa Sumberagung, ada dua destinasi wisata dengan potensi luar biasa, pantai Pulau Merah dan pantai Mustika, dan letak para pedagang buah naga adalah rute yang dilintasi para wisatawan tersebut. Jadi diharapkan wajah lapak para pedagang yang kini lebih cantik akan menjadi langkah jemput bola dalam peningkatan kesejahteraan,” ungkapnya. (red)

Laporan: Joko Prasetyo