oleh

Jokowi Ultimatum Anies, Sodetan Ciliwung Harus Selesai Akhir 2020

loading...

BERITA9, JAKARTA – Presiden Joko Widodo memerintahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menyelesaikan pembangunan sodetan Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) sebelum akhir tahun 2020. Saat ini, proyek tersebut mangkrak Gegara belum selesainya pembebasan lahan.

“Saya minta yang sudetan Ciliwung menuju ke KBT itu juga tahun ini bisa dirampungkan. Saya kira bisa secepatnya dengan Gubernur untuk menyelesaikan masalah pembebasan lahannya,” ujar Presiden di hadapan tiga gubernur yang dipanggil ke Istana Negara, Rabu (8/1/2020) sore.

Baca Juga : KPK Tangkap Komisioner KPU Pusat

Bukan cuman soal sudetan Ciliwung-KBT, Jokowi juga memerintahkan Anies melanjutkan masterplan (rancangan induk) pengendalian banjir Jakarta, dengan menjalankan normalisasi atau naturalisasi.

Presiden tidak mempersoalkan sebutan normalisasi atau naturalisasi karena intinya sama, pelebaran muka sungai Ciliwung.

Baca Juga : Presiden Jokowi : Natuna Milik Indonesia, Titik !

Jokowi juga mengingatkan Pemprov DKI agar perhatiannya tidak tersita kepada Sungai Ciliwung saja, namun juga 13 sungai lainnya seperti Pesanggrahan, Mookervart, hingga Cipinang.

“Teruskan kembali, baik normalisasi atau naturalisasi, yang ada di sungai-sungai Jakarta. Sungai di Jakarta bukan hanya Ciliwung saja. Semuanya perlu dilakukan penormalan kembali,” kata Jokowi.

Baca Juga : Bupati Bogor ke Anies : Emang Gue Avatar Bisa Kendaliin Air

Menurut Basuki, sodetan bisa mengalirkan debit banjir Kali Ciliwung hingga 60 meter kubik per detik. Kapasitas asli Sungai Ciliwung hanya 200 meter kubik per detik, dengan realisasi debit air saat banjir mencapai 570 meter kubik per detik.

Sebelum perintah Presiden ke Anies keluar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan peran vital sodetan Ciliwung-KBT.

Dalam rapat itu, Jokowi didampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, hingga Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Sementara kepala daerah yang hadir, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Banten Wahidin Halim, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya hingga Bupati Bogor Ade Yasin. (red/Ilham)

News Feed