Monday , January 27 2020
Home / Banyuwangi / LSM BLAK Banyuwangi Soroti Waterpark Cluring Yang Tak Lengkap Ijinnya

LSM BLAK Banyuwangi Soroti Waterpark Cluring Yang Tak Lengkap Ijinnya

BERITA9, BANYUWANGI  – Santernya kabar tentang tidak terpenuhinya Ijin Wisata Cluring Waterpark. Membuat beberapa pentolan aktivis atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bumi Blambangan angkat bicara. Kali ini datang dari Riski Kurniawan Ketua LSM Blambangan Anti Korupsi (BLAK).

Menurutnya,  selain Etiket yang belum terkoneksi dengan dinas terkait. Semua perijinanya harus terpenuhi dan diselesaikan terlebih dahulu.

“Dari hasil investigasi kami dilapangan, selain e-tiket tidak terkoneksi dengan dinas terkait yang gunanya untuk kejelasan pajak dan masih banyak hal yang perlu kita analisa,” ujarnya, Kamis (9/1/2019).

Baca Juga : Diduga Tak Berijin, e-tiketing Waterpark Cluring Tidak Terkoneksi Disparta Banyuwangi

Selain itu Riski juga memaparkan, jika pajak sudah terbayar malah justru ini bisa dikatakan pungutan liar (pungli). “Seandainya pajak itu sudah terbayar, malah menjadi permasalahan karena itu bisa di anggap pungli. Pasalnya cluring Waterpark masih belum lengkap secara perijinanya.

Seharusnya, lanjut Riski, dinas –  dinas terkait mengambil langkah tegas dalam hal ini, misalnya dilakukan penutupan sampai semua ijin terpenuhi.

Masih lanjut Riski, dirinya juga menyesalkan fungsi kepengawasan dinas yang terkesan mandul.  Anehnya lagi Cluring Waterpark sudah hampir dua tahun beroperasi namun tetap dibiarkan beroperasi.

Baca Juga : Program ‘Kanggo Riko’ Tahun 2019 Desa Kandangan Diduga Ada Penyelewengan

“Dua tahun beroperasi tanpa memenuhi ijin namun tidak ada tindakan apapun juga dari dinas terkait. Inilah nanti yang akan kita pertanyakan kepada Bupati Banyuwangi, agar segera diambil tindakan,” Tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Selain diduga perijinanya tidak lengkap, seperti, Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP), Surat Ijin Pemanfaatan Air (SIPA) Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) dan Nomor Induk Berusaha (NIB) Waterpark juga diduga Etiketingnya tidak terkoneksi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparta) Kabupaten Banyuwangi.

Sementara Dion Rosma Setiyabudi, Manager Sumberdaya Manusia (SDM) dan Operasional saat ditemui oleh awak media mengatakan, dirinya juga kaget saat mendengar jika tempat wisata Waterpark tidak lengkap ijinnya.

” Saya baru dengar dan tau dari media jika ijin – ijin Waterpark tidak lengkap,” ucapnya. Kamis (9/1/2019).

Menurut Dion, yang lebih dirinya tercengang adalah, Etiketing juga tidak terkoneksi dengan Disparta Kabupaten Banyuwangi.

Namun kendati demikian, Manager yang mulai bekerja pada Januari 2019 itu juga mengaku jika urusan perijinanya semua yang mengurus Bambang, salah seorang Manager Pembangunan dan Pengembangan.

Baca Juga : Ada Dugaan Korupsi Di Pembangunan Infrastruktur Desa Kandangan

“Jika urusan perijinan saya tidak tahu menahu mas, semua urusan perijinan yang mengatur Bambang,” ujarnya lagi.

Sementara MY Bramuda, Kadisbudparta  Kabupaten Banyuwangi saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp menuturkan, Pembinaan terus kita lakukan. Dengan mendatangi dan memberi penyuluhan untuk segera mengajukan perijinan sesuai ketentuan yang ada.

Bramudia, juga menjelaskan, Etiketing merupakan aplikasi yang dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) guna membantu dan memudahkan destinasi dalam hal pencatatan tiket secata online.

Dan dengan demikian bapenda bisa melakukan penagihan pajaknya sesuai data yg terekam setiap bulanya.

Baca Juga : Dugaan Penggelapan Tabungan Karyawan di Koperasi PTPN XII Semakin Menguat

“Ya bapenda tinggal cek saja direport sistem servernya mas. Jadi biar bisa dilihat apakah ada kesesuaian jumlah pengunjung dengan pajak yang dibayarkan,” jelentrehnya.

Namun sayang hingga berita ini ditulis, Bambang Manager Pembangunan dan Pengembangan Wisata Waterpark, Kecamatan Cluring belum bisa dikonfirmasi.

Laporan: Joko Prasetyo

Judul diatas telah berubah, sebelumnya : Terkait Cluring Waterpark Yang Diduga Tidak Lengkap Ijinnya. Ini Kata Pentolan LSM BLAK Banyuwangi,”