Monday , January 27 2020
Home / Berita Baru / Begini Kronologi KPK Gagal Geledah Kantor DPP PDI-P
Kiri ke kanan : Ketua KPU Arief Budiman, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menunjukkan barang bukti suap komisioner KPU Pusat Wahyu Setiawan (Foto:Imam/BERITA9)

Begini Kronologi KPK Gagal Geledah Kantor DPP PDI-P

BERITA9, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar mengklarifikasi kabar yang berhembus bahwa tim penyelidik gagal menggeledah kantor DPP PDI Perjuangan lantaran dihalangi petugas keamanan dikantor tersebut.

Lili mengatakan, sejak awal, tim penyelidik tidak berminat menggeledah, tetapi hanya menyegel. Penyegelan dilakukan, kata dia, untuk mengamankan lokasi terlebih dahulu. Pun soal pengeledahan, penyidik wajib mendapatkan izin dari dewan pengawas terlebih dahulu.

Baca Juga : KPK Tetapkan Komisioner KPU & Bekas Anggota Bawaslu Tersangka Suap

“Sebetulnya tim penyelidik ini, tim lidik teman-teman tadi itu, hanya ingin mengamankan lokasi jadi model police line, tapi ini KPK line,” kata Lili dalam keterangan pers di Kantornya, Jakarta, Kamis (9/1/2020) malam.

Lili berkata, bahwa tim penyelidik dibekali dengan kelengkapan surat. Dikantor partai banteng moncong putih itu tim juga berkoordinasi dengan petugas keamanan DPP PDIP. Namun, tim penyelidik tidak serta merta diberikan izin lantaran petugas keamanan harus konfirmasi ke atasannya lebih dulu.

“Ketika mau pamit ke atasannya telepon itu enggak terangkat-angkat oleh atasannya, karena lama, mereka [tim penyelidik] mau (menyegel) beberapa objek lagi jadi ditinggalkan,” ucapnya.

Baca Juga : KPK Tangkap Komisioner KPU Pusat

Lebih lanjut, Lili mengungkapkan saat ini pihaknya sudah berkomunikasi dengan dewan pengawas agar diberikan izin untuk menggeledah beberapa objek yang telah disegel.

“Kalau sprindik sudah terbit dan mungkin besok penyidikan, pasti mereka akan melakukan penggeledahan kan,” imbuh Lili.

Baca Juga : Diduga Tak Berijin, e-tiketing Waterpark Cluring Tidak Terkoneksi Disparta Banyuwangi

Ditempat terpisah, Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat menampik kabar yang menyatakan bahwa terdapat oknum yang menghalang-halangi penggeledahan di DPP PDIP. Menurut dia, saat penggeledahan, KPK tidak dapat menunjukkan surat-surat resmi.

“Informasi yang saya terima bahwa yang bersangkutan tidak ada bukti-bukti yang kuat, surat, dan sebagainya,” jelas Djarot. (red/imam)