oleh

Polisi Buru Pemilik Tambang Emas Ilegal Penyebab Banjir Bandang di Bogor

loading...

BERITA9, BANTEN – Statement Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa penyebab banjir bandang di Kabupaten Bogor akibat ulah penambangan emas ilegal. Menanggapi hal itu, Kepolisian Daerah (Polda) Banten mulai menyelidiki aktivitas tambang emas ilegal di lokaai tersebut.

“Tindak lanjutnya kita dari Polda, Ditkrimsus dan Polres Lebak telah menurunkan tim penyidik langsung ke TKP diperkirakan tempat kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI),” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Banten Komisaris Besar Polisi Rudi Hananto kepada wartawan, Kamis (9/1/2020) malam.

Tim penyidik, kata Rudi, sudah turun ke lokasi yang diduga terdapat aktivitas PETI di sejumlah tempat.

Baca Juga : Jokowi Ultimatum Anies, Sodetan Ciliwung Harus Selesai Akhir 2020

Dikatakan Rudi, tiga lokasi yang sudah disasar yakni Blok Cikidang di Cikotok Kecamatan Cibeber, Blok Pilar di Kecamatan Lebakgedong dan Blok Cibuluheun di Kecamatan Lebak Gedong.

Dua lokasi yang berada di Kecamatan Lebakgedong, berdasarkan temuan penyidik, berada di aliran Sungai Ciberang yang melintasi tiga kecamatan yakni Lebakgedong, Cipanas dan Sajira.

Tiga wilayah tersebut merupakan daerah yang terkena bencana alam banjir bandang.

Baca Juga : Bupati Bogor ke Anies : Emang Gue Avatar Bisa Kendaliin Air

Rudi berkata, dalam melakukan penyelidikan tambang ilegal tersebut, kepolisian juga mengejar pemilik/pemain atau penyandang dana kegiatan PETI. 

Selain itu, pemasok atau yang menyediakan zat merkuri pada kegiatan tambang ilegal tersebut, turut disasar.

Berdasarkan data dari Balai TNGHS Wilayah Lebak, hingga saat ini masih terdapat 178 hektar tambang emas liar yang beroperasi. 

Baca Juga : 3 RT di Pengadegan Siap Digusur Demi Normalisasi Ciliwung

“Hulu sungai Ciberang mulai dari blok Cibuluh sampai Lebak Sampay Desa Lebak Situt, terdapat kegiatan penambangan emas tanpa ijin (PETI) dengan luas area mencapai 178 hektar,” kata Kepala Seksi Balai TNGHS Wilayah Lebak, Siswoyo ditemui di Kantornya di Cipanas, Lebak, Banten, Selasa (7/1/2020).

Hingga saat ini, kata Siswoyo, terdapat setidaknya 10 blok PETI yang tersebar di TNGHS wilayah Kabupaten Lebak. Blok tersebut antara lain Gunung Julang, Cibuluh, Sampay, Cidoyong, Cimari, Cirotan, Cikidang, Cimadur, Gang Panjang dan Cikatumbiri. (red)

News Feed