Monday , January 27 2020
Home / Banyuwangi / Warga Desa Gladag Soal Pembangunan Pentas Terbuka. Kata Kades Sah – Sah Saja

Warga Desa Gladag Soal Pembangunan Pentas Terbuka. Kata Kades Sah – Sah Saja

BERITA9, BANYUWANGI – Pembangunan Pentas terbuka yang berlokasi di Ruang Terbuka Hijau (RTH), Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi disoal warga. Pasalnya bangunan tersebut diduga ada Mar,up anggaran selama dua tahun anggaran. Yakni anggaran tahun 2018 dan 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh HR, salah satu warga setempat. Menurutnya dari hasil beberapa kajianya patut diduga jika pembangunan Pentas Terbuka tersebut ada mar,up anggaran.

Baca Juga : Karena Penyakit Jantung Pria Di Banyuwangi Meninggal Dunia

“Kami menduga ada markup anggaran, karena dari hasil kajian kami setelah turun ke lokasi dan melakukan penghitungan sesuai harga pembelanjaan per item dalam bangunan pentas terbuka itu hitungan kami hanya menelan anggaran sekitar 100 juta saja.

Namun disitu kata HR, Pemerintah Desa (Pemdes) Gladak, menganggarkan melalui Dana Desa (DD) pada tahun 2018 sebesar 109 Juta dan ditahun 2019 sebesar 119 juta,” paparnya.

Menurut HR, perbedaan biaya yang di anggarkan oleh desa dan hitungan kami, selisihnya sangat besar, nah ini perlu kita pertanyakan,” pungkas HR.

Baca Juga : Diterjang Ombak Besar, Perahu Nelayan Mimbo Situbondo Tenggelam

Kepala Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Ahmad Chaidir Sidqi, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, pembelanjaan desa sudah sesuai analisa Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Banyuwangi.

“Yang jelas kami menggunakan analisa PU Kabupaten yang menentukan pagu harga satuan barang, walaupun terkadang ada yang lebih diatas dari harga pagu yang ditentukan PU, seperti ongkos tukang.” Terang Kades

Baca Juga : Polisi Buru Pemilik Tambang Emas Ilegal Penyebab Banjir Bandang di Bogor

Chaidir, juga menjelaskan bahwa pembanguna Pentas Terbuka tersebut ada Silvanya, bahkan tidak hanya itu saja, setiap tahun Desa Gladak ada silvanya, dan itu kita pampang di baliho biar masyarakat tahu.

“Dalam setiap tahun anggaran pasti kita ada koofisiensi dan itu kita silakan yang akan kita belanjakan di tahun berikutnya,” katanya.

Baca Juga : Olahan Jajanan Buah Naga UKM Center Tembus Luar Negeri

Kades juga berucap, bangunan pentas terbuka itu juga setiap tahunnya ada koofisiensi, dan kita pampangkan di banner secara terbuka.

“Jika masyarakat mempunyai analisa sendiri dan disitu ada selisih, itu hak masyarakat dan itu juga sah – sah saja,” pungkasnya. (red)

Laporan: Joko Prasetyo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *