oleh

Dua Warga Bantal Asembagus Situbondo Konsumsi Beras Bau, Pemda Dimana?

loading...

BERITA9, SITUBONDO – Sangat miris, dua orang manula hidup dalam satu atap yang tak layak disebut rumah.

Nenek Toyati 75 dan putrinya Suyani 55 asal Desa Bantal Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. Jawa Timur. Memprihatinkan, dengan kondisi sakit mampu bertahan hidup dengan  mengkonsumsi beras berbau apek.

Satu keluarga terdiri dari Ibu dan anak itu semakin memprihatinkan karena menempati rumah sangat tidak layak huni atau pantas disebut bukan rumah.

Penderitaan tak sampai disitu, untuk makan sehari-hari, kedua manula itu mengkonsumsi beras yang tak layak karena beras apek alias bau.

Nenek Toyati (75) dan putrinya Suyani (55) warga Situbondo yang hidup dalam kemiskinan. Hingga saat ini belum ada perhatian dari Pemda setempat. (Foto: Sutikno/BERITA9)

Keduanya tidak bisa berbuat banyak, kecuali tidur dan duduk, sekali waktu mamasak kalau lapar sudah mulai dirasakan.

Nenek Toyati hanya bisa pasrah dengan menahan lapar serta sakit dibagian perutnya, penyakit menahun yang dialami pada bagian perutnya tak kunjung sembuh, lantaran tidak ada yang mendampingi berobat kerumah sakit, serta keterbatasan biaya.

Beras bau yang tak layak konsumsi menjadi pilihan dua nenek untuk makan sehari-hari (Foto: Sutikno/BERITA9)

Sementara anaknya juga tidak bisa berbuat banyak, ia hanya bisa berurai air mata, sementara kondisinya lumpuh tidak bisa berjalan, aktifitas yang bisa dilakukannya hanya terbaring dan memasak dengan jalan ngesot.

Perhatian menonjol dari pemerintah belum dirasakan oleh keduanya, sejak tiga tahun yang lalu rumah huniannya terbukti belum ada tanda tanda rehap. serta kontrol kesehatan keduanya.

Reporter BERITA9 saat meliput dan memberikan bantuan kepada nenek Toyati (Foto:Sutikno/BERITA9)

Suyani (anak ) dengan serba keterbatasannya, hanya berharap agar ada yang membantu, paling tidak setiap waktu ada yang menjenguk,” tidak ada orang kesini, kadang tetangga cuma lihat,” ungkap Suyani.

Asin warga sekitar, berharap juga berharap agar ada yang membantu menjenguk, melihat kondisinya,” mengingat kondisi keduanya sakit sakitan sejak lama, saya kawatir saja, rumahnya agak jauh dengan tetangga,” terang Asin.(red)

News Feed